Berita

by -
0 159
PIDIE JAYA | ACEHKITA.COM — Gubernur Aceh Zaini Abdullah melayat ke rumah duka Teungku Haji Jamaluddin bin Abdulatif di Kompleks Dayah Darul Falah Pidie Jaya, Rabu (28/1/2015). Ulama Pidie Jaya tersebut berpulang dalam perawatan di RSUZA Banda Aceh pascakecelakaan lalu lintas, kemarin.

Dalam kunjungan itu, Zaini ikut membacakan doa samadiah bersama rombongan di rumah duka. Ia berpesan agar Dayah Darul Falah terus berkembang sepeninggal Haji Jamaluddin yang akrab disapa Abu Bale.

by -
0 131
Dok. MaTA
BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Masyarakat Transparansi Anggaran melansir data yang memperlihatkan adanya 87 kasus dugaan korupsi yang ditangani aparat penegak hukum mulai 2003 hingga 2014.

Koordinator Monitoring Peradilan Mata Aceh Baihaki menyebutkan 87 kasus tersebut terjadi di seluruh Aceh. Dari jumlah itu, 22 di antaranya telah memiliki keputusan tetap dari pengadilan. Sedangkan 63 lainnya masih dalam proses penyelidikian dan penyidikan oleh aparat penegak hukum, serta dua kasus telah dihentikan (SP3).

by -
0 152
Tribunnews.com
JAKARTA — Tim Independen yang dibentuk Presiden Joko Widodo untuk mencari solusi konflik antara Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kepolisian RI menyarankan agar Komjen Budi Gunawan tidak dilantik menjadi Kapolri.

Saran itu disampaikan Tim Independen saat bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Rabu (28/1/2015).

by -
0 306

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Seorang ulama kharismatik di Pidie Jaya, Teungku H. Jamaluddin A. Latief yang akrap disapa Abu Bale (67) meninggal dunia di RSU Zainoel Abidin, Banda Aceh, Selasa (27/1). Ia sempat koma selama 17 hari dan dirawat intensif di ruang ICU, sebelum berpulang sekitar pukul 14.00 wib tadi.

Berita meninggalnya pemimpin Dayah Darul Falah, Lueng Teungoh, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya menyebar luas. Beberapa saat kemudian sejumlah orang, terutama mantan santrinya berdatangan ke RSUZA untuk melihat jasadnya.

by -
0 203

Mahout menggunakan gajah melakukan patroli di Kawasan Koridor Ekosistem Leuser di Trumon Tengah, Aceh Selatan. Conservation Response Unit Trumon yang dibangun sejak 2012 lalu terus melakukan patroli untuk mengurangi perambahan hutan di kawasan Leuser. Foto direkam, Ahad (25 Januari 2015). | FOTO: Chaideer Mahyuddin/ACEHKITA.COM

by -
0 301
Gibran/ACEHKITA.COM

BANDAR LAMPUNG | ACEHKITA.COM – Pemimpin Redaksi tabloid Fokus Lampung, Beni Faisal, tewas ditembak orang tak dikenal di depan rumahnya, di Perumahan Way Kandis, Tanjung Seneng, Bandar Lampung, Minggu (25/1) malam.

“Korban menderita luka tembak di rusuk kiri di bawah ketiak hingga tembus ke punggung,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung, Komisaris Deri Agung, Senin, (26/1).

“Kami sudah mengamankan hasil rekaman kamera CCT dan sebuah tombak milik korban,” katanya menambahkan.

Penembakan Beni, 42 tahun, terjadi sekitar pukul 20.00. Saat itu sebagian besar warga sedang mengikuti pengajian, termasuk istri korban.

Menurut sejumlah saksi mata, saat kejadian, korban sedang berada di rumah menunggu dua anaknya. Lalu, Beni melihat tiga orang mencurigakan di depan rumahnya. Dua orang di atas sepeda motor dan satu lagi berdiri tidak jauh dari pintu gerbang.

“Salah satu pelaku lalu masuk halaman rumah dan mendekati sepeda motor yang tengah terparkir. Mungkin korban curiga dan langsung menghampiri dengan membawa tombak,” kata Kabul, seorang tetangga korban.

Saat Beni menghampiri, pelaku langsung menembakkan senjata api ke arah korban. Warga sekitar yang mengetahui ada keributan berusaha menolong korban yang tersungkur bersimbah darah.

Beni sempat dilarikan ke Rumah Sakit Immanuel. Namun nyawanya tidak tertolong. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Abdul Muluk untuk menjalani otopsi.

“Selama ini, korban sangat baik dan aktif dalam kegiatan warga,” tutur Kabul.

Tabloid Fokus dikenal kritis menyorot pemerintahan daerah di Lampung.[]

 

TEMPO.CO

by -
0 474
BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Seorang ibu rumah tangga, Husna, 38 tahun, asal Desa Musarapakat di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, tewas mengenaskan akibat diamuk kawanan gajah Sumatera yang menyerbu rumahnya, Sabtu (24/1) malam.

Kejadian yang menimpa Husna terjadi sekitar pukul 21:00 waktu setempat saat korban bersama suaminya, Fadli, 52 tahun, dan putra mereka, Mudawali, 4 tahun, sedang beristirahat di rumah mereka dalam kebun yang berjarak sekitar 300 meter dari perkampungan penduduk.

by -
0 406
Wali Nanggroe Malik Mahmud menyambut kedatangan Wapres Jusuf Kalla saat transit di Lanud SIM, Aceh Besar, dalam perjalanan ke Arab Saudi, Sabtu (24/1/2015). | FOTO: Adi Gondrong/HUMAS PEMERINTAH ACEH
BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Pesawat kepresidenan RI yang membawa rombongan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla melayat Raja Arab Saudi, transit di Bandar Udara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Aceh Besar, Sabtu (24/1/2015).

Kepergian Jusuf Kalla untuk menyampaikan belasungkawa presiden dan rakyat Indonesia atas meninggalnya Raja Abdullah dan menghadiri pelantikan Raja Arab Saudi yang baru.

by -
0 305
Ira/ACEHBARU.COM
ACEH TAMIANG — Polisi kembali menemukan 11 kilogram sabu-sabu dan 140 ribu butir pil ekstasi dalam sebuah truk yang sebelumnya ditangkap membawa narkoba, Jumat (23/1/2015).

Informasi yang dikutip dari acehbaru.com, truk itu sebelumnya ditangkap polisi karena membawa 6,1 kilogram sabu dan 30 ribu butir pil ekstasi. Selain menyita truk, polisi juga menangkap Bah, 38 tahun, warga Desa Buket Seraja, Kecamatan Julok, Aceh Timur.

by -
0 277
Fikri Ramadhavi/Dok. ACEHKITA.COM
JAKARTA — Pernyataan Presiden Joko Widodo menyikapi konflik antara Komisi Pemberantasan Korupsi dan Polri dinilai tidak tegas. Bahkan, pernyataan melempem itu tak memberikan solusi atas kasus penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto.

Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah menilai pernyataan Jokowi tidak mencerminkan seorang kepala negara. “Pernyataan Jokowi tidak lebih tegas dari seorang ketua rukung tetangga (RT). Kita butuh seorang presiden, bukan petugas partai,” kata Anis seperti dilansir Kompas.com, Jumat (23/1/2015).