Berita

by -
0 192

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Syiahkuala kembali memprotes kenaikan harga bahan bakar minyak.

Dalam aksi di Bundaran Simpang Lima dan gedung DPRA, Senin (24/11/2014), HMI menilai, kenaikan harga BBM merupkan lampu merah bagi perkembangan melonjaknya harga barang di pasar, biaya transportasi, jasa. “Yang jelas sangat memberatkan rakyat. Sebab, pendapatan rakyat tidak seimbang dengan pengeluaran ke depan,” ujar Koordinator Lapangan Syahrul Indra.

HMI menolak keputusan pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla yang menaikkan harga BBM sebesar Rp2.000 per liter, baik premium maupun solar. Syahrul menyatakan, alasan kenaikan harga BBM yang disampaikan Jokowi-JK terlalu mengada-ada. “Penuh dengan intervensi asing,” kata dia.

Melonjaknya harga BBM di Indonesia, sebut HMI, juga dikarenakan adanya oknum di sektor migas yang dikuasai oleh asing. Karenanya, HMI meminta agar DPRA untuk menolak kenaikan harga BBM.

“DPRA jangan hanya menjadi penonton di parlemen dengan menandatangani petisi yang kami buat,” sebut Syahrul. “DPRA harus obyektif dalam menyikapi kebihakan presiden terhadap kenaikan BBM.”

Massa HMI menuntut agar bisa bertemu dengan anggota DPRA. Namun informasi yang diperoleh dari aparat kepolisian yang mengamankan demonstrasi, gedung DPRA kosong. Dalam aksi itu, mereka mengusung sejumlah spanduk dan poster yang menolak kenaikan harga minyak dan mengecam pemerintahan Jokowi-JK.

Sebelumnya, Forum BEM Unsyiah juga melancarkan aksi penolakan BBM di depan gedung DPRA. Ini merupakan aksi ketiga kali yang dilancarkan Forum BEM Unsyiah. “Kami menuntut anggota DPRA untuk benar-benar meningkatkan loyalitas dan kecakapan kerja kepada rakyat Aceh dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat yang diambil paksa oleh Jokowi-JK karena menaikkan harga minyak,” kata Koordinator Lapangan Forum BEM Unsyiah Rizki Youlan Ardianto. []

@efmg

by -
0 381

PADANG | ACEHKITA.COM — Sejumlah nama mulai menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia periode 2014-2017, yang akan dihelat di Bukittinggi 27-29 November 2014.

Catatan Panitia Lokal Kongres IX AJI, setidaknya empat calon Ketua Umum sudah memutuskan maju dalam proses pemilihan yang akan diikuti delegasi 34 AJI Kota dan tiga AJI Kota Persiapan.

Berdasar abjad, nama-nama tersebut adalah Abdul Manan, Iman D. Nugroho, Ruslan Sangadji dan Suwarjono.

Abdul Manan (Redaktur Tempo) mendeklarasikan diri untuk maju sebagai Ketua Umum AJI berpasangan dengan calon Sekjen Rinjani (Jurnalis Forbes). Begitu pula Suwarjono (Pemimpin Redaksi Suara.Com) menyatakan akan berpasangan dengan Arfi Bambani (Kepala Kompartemen Nasional, Politik dan Metropolitan Viva.Co.Id).

Sementara, Iman Dwi Nugroho (CNN Indonesia) dan Ruslan Sangadji (Koresponden The Jakarta Post), masing-masing belum menentukan calon Sekjen.

“Saya siap sebagai ketua. Pasangan Abdul Manan-Rinjani akan melanjutkan perjuangan meningkatkan kompetensi dan kapabilitas AJI,” kata Manan dalam rilis yang diterima acehkita.com, Ahad (23/11/2014).

Dia menyebutkan ada banyak tantangan yang akan dihadapi jurnalis di masa mendatang. Terutama menyangkut kesejahteraan jurnalis. Apalagi, industri media berkembang dengan pesat yang menuntut profesionalisme jurnalisnya. Keprofesionalan itu harus dibarengi pula dengan upah yang layak.

“Maka prioritas kami memperjuangkan kesejahteraan jurnalis, termasuk koresponden di daerah, selain perjuangan AJI di bidang kebebasan pers dan kompetensi jurnalis,” ujar mantan Sekjen AJI Indonesia periode 2005-2008 itu.

Sementara itu, Iman D Nugroho yang juga mantan mantan Ketua AJI Surabaya menyoroti pentingnya meningkatkan posisi tawar organisasi baik terhadap sesama organisasi maupun pemerintahan sebagai visi utamanya membangun AJI tiga tahun mendatang.

Ia ingin meningkatkan kualitas anggota yang lebih merata di seluruh Indonesia, melalui pelatihan dan pendidikan jurnalistik.

Iman mengaku masih melakukan penjajakan untuk menetapkan calon Sekjen pendampingnya. “Ada beberapa nama calon yang lagi saya jajaki untuk Sekjen, salah satunya adalah Hendra Makmur (mantan Ketua AJI Padang),” katanya.

Ruslan Sangadji atau yang akrab dipanggil Ochan masih menutup rapat soal nama calon pendampingnya. Namun, dia menyatakan siap bertarung dalam kongres yang digelar perdana di Sumatera itu.

“AJI perlu lebih adil terhadap perkembangan AJI Kota. Saya bertekad menciptakan keadilan di AJI,” kata mantan Ketua AJI Palu itu.

Menurut mantan anggota Badan Pertimbangan Organisasi (BPO) AJI Indonesia itu, sudah saatnya AJI dipimpin oleh tokoh-tokoh daerah, sehingga mengerti secara dalam persoalan yang dihadapi anggota di daerah.

Sementara, pasangan Suwarjono dan Arfi Bambani menitikberatkan program pada peningkatan skill anggota, sehingga mampu memanfaatkan berbagai peluang yang ada di industri media yang kian berkembang di era sentralisasi kepemilikan media.

“Kami juga ingin menuntaskan ide-ide besar yang sudah dirintis tiga tahun terakhir untuk membangun AJI lebih kuat. Juga membangun program jaminan sosial, dana abadi dan sekolah jurnalisme,” kata Sekjen AJI Indonesia periode 2011-2014 itu.

Selain peningkatan skill anggota, Suwarjono menekankan pentingnya meningkatkan posisi tawar AJI di tingkat nasional maupun internasional. []

by -
0 357

Akibat tanggul sungai jebol, warga Desa Tanjong Awe, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa, Sabtu (22/11/2014). Banjir melanda empat kecamatan di Aceh Utara, yaitu Kecamatan Samudera, Matangkuli, Tanah Luas, dan Meurah Mulia. Puluhan personel TNI turun ke lokasi banjir untuk membantu warga mengevakuasikan barang-barang ke tempat yang lebih aman. | FOTO: Zikri Maulana/ACEHKITA.COM

by -
0 284

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Para aktivis lingkungan menggalang dukungan penolakan terhadap pengangkatan kapal Sophie Rickmers dari perairan Pria Laot, Sabang. Selain via online, dukungan serupa juga bakal dilakukan secara offline.

Inisiator aksi penyelamatan kapal Sophie Rickmers, Nurjannah Husein, menyebutkan, pihaknya akan menggalang aksi tandatangan di Blang Padang, Banda Aceh, pada Ahad (23/11/2014) sekitar pukul 08.00 WIB.

“Tandatanganmu akan difoto bersama Sophie di Sabang,” sebut Nurjannah, Sabtu (22/11/2014), via akun Twitter.

Selain tandatangan, para pendukung juga bisa membubuhkan tanda jempol di selembar kain putih yang disediakan.

Sebelumnya, Nurjannah menggagas petisi online via change.org untuk penolakan pengangkatan Sophie. Petisi meminta Menteri Kelautan dan Perikanan Pudjiastuti untuk melarang Pemerintah Kota Sabang yang berencana melakukan survei dan mengangkat muatan kapal Sophie dari perairan Pria Laot, Sabang.

Sophie Rickmers merupakan kapal tenaga uap buatan Jerman pada tahun 1920. Kapal ini ditenggelamkan pada tahun 1940 di teluk Pria Laot, Sabang, pada masa Perang Dunia II, demi mencegah penyitaan oleh Belanda.

Lokasi tenggelam kapal Sophie ini menjadi spot penyelaman yang sering dikunjungi para wisatawan lokal dan mancanegara. Pada 31 Oktober 2014, Walikota Sabang Zulkifli H. Adam mengirimkan surat kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Pudji Susiastuti untuk meminta rekomendasi izin survei dan pengangkatan muatan barang dalam kapal tersebut kepada PT. Samudera Ceudah Group.

Baca: Netizen Aceh Tolak Pengangkatan Sophie Rickmers

Bangkai kapal dan isinya yang berada di dasar perairan Sabang merupakan sumber imu pengetahuan yang menguak sejarah pertempuran besar di masa karamnya kapal tersebut pada 1940. “Ia menjadi habitan beragam jenis ikan, invertebrata, dan alga,” sebut Nunu, “Sophie bagaikan surga bagi para penyelam di Asia Tenggara.”

Hingga Sabtu (22/11/2014) pukul 17.45 WIB, petisi sudah ditandatangani oleh 12.969 pendukung. Anda yang ingin memberikan dukungan silakan klik tautan di bawah.

Tolak Pengangkatan Sophie Rickmers

[]

by -
0 266
Kebakaran di Desa Lot Kala, Kecamatan Kebayakan, Takengon, Sabtu (26/7/2014). | FOTO: Reza Juanda/ACEHKITA.COM

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Sebanyak 36 rumah toko di Desa Sukajaya, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, hangus terbakar, Sabtu (22/11/2014) dinihari. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun kebakaran menyebabkan 149 jiwa mengungsi.

Kebakaran melanda Desa Sukajaya sekitar pukul 03.00 WIB, di saat pemilik ruko tengah tidur lelap. Api muncul dari sebuah toko berkonstruksi kayu.

“Ruko-ruko itu sebagian besar berkonstruksi kayu, jadi mudah terbakar,” sebut Ahmadi, perwakilan Forum Jurnalis Aceh Peduli Bencana di Simeulue.

Api yang membumbung tinggi menyebabkan warga panik. Mereka berupaya menyelamatkan diri. Satu armada pemadam kebakaran yang dikerahkan, sulit memadamkan api. Malah, mobil tanki PDAM juga ikut dikerahkan.

“Satu alat berat juga diterjunkan untuk merobohkan dua unit ruko yang berdekatan dengan rumah penduduk, agar api tidak menjalar ke bangunan lain yang sangat berdekatan,” ujar Ahmadi.

Api baru berhasil dipadamkan dua jam kemudian. Kerugian diperkirakan mencapai miliar Rupiah dalam kebakaran yang diduga akibat arus pendek. []

ATTAYA ALAZKIA

by -
0 313

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Forum Silaturrahmi dan Komunikasi Alumni Dayah Jeumala Amal (Foskadja) melaksanakan turnamen futsal untuk para alumni yang berlangsung di Lapangan Zidane, Darussalam, Banda Aceh, pada 22-23 November 2014.

Turnamen futsal yang menjadi agenda tahunan ini diikuti oleh 20 tim yang berasal dari alumni Dayah Jeumala Amal Lueng Putu, Pidie Jaya. Turnamen ini memperebutkan piala bergilir dan hadiah total Rp10 juta.

“Ini sebagai ajang silaturahim untuk mempertemukan para alumni, dari alumni pertama hingga yang alumni angkatan 22 melalui ajang olahraga,” kata Ketua Panitia Muhammad Rozaki kepada acehkita.com, Sabtu (22/11/2014).

Saat ini, turnamen futsal tengah berlangsung di Lapangan Zidane Darussalam. []

by -
0 383
Seorang perempuan dicambuk di Jantho, Aceh Besar, 2010 lalu. | FOTO: NH/ACEHKITA.COM

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Sebanyak 20 warga dari tiga kabupaten Aceh dicambuk setelah dinyatakan bersalah dalam kasus mesum, perjudian, dan minuman arak, Jumat (21/11/2014). Dari 20 pelanggar syariat tersebut, lima di antaranya perempuan.

Prosesi cambuk digelar di Masjid Al Munawarah Jantho, Aceh Besar, Masjid Agung Istiqamah Tapaktuan, Aceh Selatan, dan Lapangan Merdeka Kota Langsa. Di Aceh Besar, warga dicambuk berjumlah satu orang dalam kasus judi togel. Ia dicambuk empat kali.

Sebanyak 11 orang dicambuk di Aceh Selatan –empat kasus minuman keras, empat orang karena berjudi, dan tiga lainnya dalam kasus mesum.

Sementara di Kota Langsa, Kejaksaan Negeri mengeksekusi delapan pelanggar syariat, empat di antaranya perempuan. Mereka terlibat dalam kasus perjudian dan mesum.

Berjudi, Warga Darussalam Dicambuk 4 Kali
11 Warga Aceh Selatan Dicambuk

Usai Dicambuk, Perempuan Ini Pingsan

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Langsa Putra Masduri menyebutkan, empat pria dan empat perempuan dicambuk antara enam hingga sembilan kali usai salat Asar di Lapangan Merdeka. Ratusan orang menyaksikan prosesi hukuman cambuk ini.

Putra menambahkan, tiga perempuan berusia 49, 30, dan 38 tahun masing-masing dikenakan hukuman cambuk tujuh kali karena berjudi poker. Sementara satu lagi dicambuk enam kali dalam kasus mesum.

Sejatinya, ada satu lagi perempuan yang bakal dikenakan hukuman cambuk. Namun, saat hendak dicambuk, perempuan berinisial Y binti AB mengaku tengah hamil.

“Tadinya perempuan yang telah divonis sembilan kali cambuk, batal dicambuk karena mengaku sedang hamil,” kata Putra.

Namun, setelah menjalani pemeriksaan medis, kata Putra, Y negatif hamil. “Tidak hamil,” ujarnya.

Meski begitu, Kejaksaan tetap menunda prosesi cambuk terhadap Y. “Setelah berkoordinasi dengan Dinas Syariat Islam, akhirnya disepakati untuk menunda prosesi hukuman cambuk terhadap dia. Saya tidak berani ambil risiko mencambuknya,” sebut Putra.

Y ditangkap bersama pasangannya WW di sebuah rumah, 1 Mei lalu. Saat digerebek, perempuan berusia 26 tahun ini belum sempat berhubungan intim dengan WW.

Naas, Y malah diperkosa oleh delapan pemuda yang menggerebeknya. Setelah diperkosa, Y dan pasangannya diarak warga ke kantor desa sebelum diserahkan ke kantor polisi.

“Para pemuda desa sempat memukuli yang laki-laki sebelum diikat dalam kamar dan menyeret janda itu ke kamar lain. Lalu mereka memperkosa korban secara bergiliran,” kata Kepala Dinas Syariat Islam Langsa Ibrahim Latif. []

NH

by -
0 428
Warga dicambuk di depan Masjid Agung Al Makmur Lamprit, 3 Oktober 2014. | FOTO: Radzie/ACEHKITA.COM

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Kejaksaan Negeri Langsa mengeksekusi hukuman cambuk terhadap delapan pelaku pelanggaran syariat Islam di kota tersebut, Jumat (21/11/2014) sore. Satu di antara terhukum jatuh pingsan setelah menjalani hukuman cambuk.

Proses cambuk terhadap delapan pelaku pelanggaran syariat dilaksanakan di Lapangan Merdeka Kota Langsa, Jumat usai salat Asar, di hadapan ratusan warga. Kedelapan warga –empat di antaranya perempuan– dicambuk karena melakukan pelanggaran syariat dalam kasus mesum, judi, dan minuman keras.

Berjudi, Warga Darussalam Dicambuk 4 Kali

11 Warga Aceh Selatan Dicambuk

Namun, seorang perempuan yang dihukum karena kasus mesum, yaitu DR (26 tahun), jatuh pingsan setelah dicambuk tujuh kali sabetan rotan. “Dia mengalami syok dan ketakutan,” kata Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa Ibrahim Latif.

DR terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. “Masih dirawat, tapi sudah sadar dan membaik,” ujar Ibrahim.

DR dihukum sembilan kali sabetan rotan bersama pasangannya, TPY (32 tahun). Selain DR, yang dihukum karena mesum ada WW (44 tahun). WW sejatinya juga akan dihukum bersama pasangannya, Y bin AB (26 tahun). Namun Y urung dicambuk karena mengaku hamil.

“Setelah diperiksa tim dokter, ternyata dia negatif dan tidak hamil,” kata Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Langsa Putra Masduri.

Y ditangkap warga bersama WW di kawasan Lhok Banie pada 1 Mei lalu. Naas, Y malah diperkosa oleh delapan orang yang menangkapnya. Setelah diperkosa, Y dan WW diarak ke kantor desa dan akhirnya diserahkan kepada Polisi Syariat. []

ATTAYA ALAZKIA & NH

by -
0 279
Presiden Joko Widodo saat akan berangkat ke Beijing. | FOTO: Setpres/Laily Rachev

JAKARTA — Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana bertolak ke Singapura untuk menghadiri acara wisuda anak bungsunya, Kaesang Pangarep, Jumat (21/11/2014). Berangkat ke Negeri Singa itu, Jokowi menggunakan pesawat komersil kelas ekonomi dan hanya dikawal tujuh personel Pasukan Pengamanan Presiden.

Minimnya personel Paspampres, sebut Jokowi, karena dirinya bukan menghadiri acara kenegaraan, melainkan urusan pribadi. Selain itu, ia tak membawa banyak rombongan.

Jokowi dan Iriana bertolak ke Singapura melalui Bandar Udara Sukarno-Hatta, Cengkareng, Banten. Memasuki bandara, ia menggunakan jalur penumpang umum. Kehadiran Jokowi di Bandara menarik warga. Tak sedikit di antara mereka yang memanggil-panggil Jokowi dan mengambil foto menggunakan kamera telepon genggam.

Presiden Jokowi menyebutkan, di Singapura hanya mengikuti upacara wisuda anak bungsunya. “Semalam saja, besok sudah sampai di sini,” kata Jokowi seperti dilansir CNN Indonesia, Jumat.

Kaesang Pangarep akan menjalani wisuda di Anglo Chinese School Singapura. [cnnindonesia.com]

by -
0 244
Radzie/ACEHKITA.COM

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Sebanyak 11 warga Aceh Selatan menjalani hukuman cambuk akibat kasus pelanggaran syariat berupa mesum, minuman keras, dan perjudian, Jumat (21/11/2014). Satu di antaranya perempuan.

Ke-11 warga tersebut dicambuk di hadapan ratusan warga usai pelaksanaan salat Jumat di halaman Masjid Istiqamah Tapaktuan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Aceh Selatan Rahmanuddin menyebutkan, mereka yang dicambuk terdiri atas tiga orang terlibat kasus mesum, dan empat orang judi, serta empat lainnya dalam kasus minuman keras.

“Mereka dicambuk antara sembilan hingga 12 kali cambukan,” ujar Rahmanuddin.

Menurut Rahmanuddin, tiga warga yang dinyatakan bersalah dalam kasus mesum, ditangkap empat tahun lalu. “Ada proses hukum beberapa kali. Namun Mahkamah Syariah menyatakan mereka tetap bersalah sehingga dicambuk hari ini,” kata dia.

Selain Tapaktuan, kasus cambuk juga dilaksanakan di Jantho (Aceh Besar) dan Kota Langsa –masing-masing satu dan sembilan orang. Di Langsa, sembilan orang dicambuk di Lapangan Merdeka usai salat Asar. []

FG (@efmg)