Berita

by -
0 388
Warga dicambuk di depan Masjid Agung Al Makmur Lamprit, 3 Oktober 2014. | FOTO: Radzie/ACEHKITA.COM

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Sebanyak tujuh warga Kecamatan Samalanga, Bireuen, hari ini dijadwalkan akan menjalani hukuman cambuk pada pukul 14.00 WIB, sebut pejabat Polisi Syariat Bireuen. Mereka dicambuk karena dinyatakan bersalah dalam kasus maisir atau perjudian. []

by -
0 621

ACEHKITA.COM — Masih ingat teknik speech composing yang dilakukan Eka Gustiawana pada video Jerry Tety Nyanyi BBM Campuran serta Demi Tuhan Arya Wiguna? Nah, Eka kini membuat video serupa untuk pidato Presiden Joko Widodo di forum CEO APEC Beijing beberapa waktu lalu.

Video pidato Presiden Jokowi dalam bahasa Inggris tersebut diolah sehingga menggunakan teknik speech composing sehingga terlihat seperti menyanyi. Eka ikut menambah unsur musik dalam video tersebut.

Parodi pidato Jokowi ini dimaksudkan sebagai bahan candaan saja, sehingga tak ayal mengundang tawa ketika menyaksikan video yang diberi judul “Presiden Jokowi Nyanyi di APEC Beijing”.

Mau tahu bagaimana Presiden Jokowi nyanyi? Simak video yang ada di bagian atas tulisan ini. Selamat menikmati dan tertawa! []

by -
0 175
Radzie/ACEHKITA.COM

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah menyegel sebuah salon di kawasan Peunayong, Banda Aceh, Senin (24/11/2014). Penyebabnya, bulan lalu Polisi Syariat menemukan dugaan praktik mesum, namun pemiliknya membantah.

Salon yang terletak di Jalan Ahmad Yani tersebut sudah tidak beroperasi sejak sebulan lalu. Namun pada pukul 15.00 WIB, Senin, puluhan petugas Polisi Syariat, pejabat Kecamatan Kuta Alam, mendatangi salon tersebut dan menempel tanda segel di atas pintu.

Pantauan acehkita.com, salon tersebut tak menunjukkan aktivitas. Hanya saja, pemiliknya sudah menyulap salon tersebut dengan beberapa dipan yang bakal digunakan untuk pijat refleksi.

Pemilik salon itu mengaku tak mengetahui alasan penyegelan yang dilakukan WH. “Gak tahu kenapa disegel,” kata pemilik yang tidak mau disebutkan namanya kepada acehkita.com.

Menurutnya, bulan lalu Polisi Syariat mendatangi salon yang telah beroperasi sekitar 30 tahun itu. “Saat itu ada seorang pria yang mau facial, lalu datang WH,” sebutnya.

Ia membantah salon yang dioperasikan tersebut membuka praktik mesum. “Kita tidak melenceng. Jadi tidak masalah kupikir,” kata dia.

Hanya saja, pejabat Wilayatul Hisbah Banda Aceh Ervendi menyatakan bahwa penyegelan dikarenakan salon tersebut pernah digrebek. “Ada ditemukan praktik khalwat pada 22 Oktober lalu,” kata Ervendi. “Di dalam ada transaksi khalwat, antara seorang pria dengan pekerja.”

Pemilik salon mengaku pasrah dengan penyegelan tersebut. Namun, ia akan segera mengurus izin usaha pijat refleksi. “Kalau sudah siap tempatnya, aku urus izin. Ini pijat refleksi khusus cowok,” ujarnya. []

@efmg

by -
0 369
Posko yang diberondong oleh Rembe dan Mario. | FOTO: acehterkini.com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Pengadilan Negeri Banda Aceh menjatuhkan hukuman 1,5 tahun penjara terhadap dua penembak posko caleg Partai NasDem, Zubir HT, di Matangkuli, Aceh Utara, Senin (24/11/2014).

Kedua terpidana adalah Umar Adam alias Membe, 32 tahun, dan Rasyidin Ismail alias Mario, 31 tahun. Mereka dinyatakan terbukti bersalah atas kepemilikan senjata api dan penganiayaan.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Banda Aceh yang diketuai Makaroda Haffat menyebutkan, Membe dan Mario telah terbukti secara sah dan meyakinkan secara bersama-sama melakukan tindak pidana penembakan Posko NasDem di desa Kunyet Mulee, Matangkuli, pada 16 Februari 2014 atau menjelang pemilihan legislatif lalu.

“Menjatuhkan hukuman masing-masing pidana penjara 1 tahun enam bulan,” kata Makaroda, Senin.

Hukuman ini lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa penuntut umum yang menuntut tiga tahun penjara.

Umar dan Rasyidin melanggar Pasal 1 Undang-undang Darurat tentang kepemilikan senjata api secara tidak sah. Sedangkan Umar masih dinyatakan melanggar Pasa 351 KUHP tentang penganiayaan.

Pada 16 Februari 2014 lalu, Umar bersama Rasyidin menembak posko Partai NasDem dan menganiaya kader partai tersebut. Penembakan ini dilakukan karena Umar yang mantan Panglima Sagoe Gerakan Aceh Merdeka dan simpatisan Partai Aceh sakit hati kepada kader NasDem yang dituding menurunkan bendera dan atribut Partai Aceh.

Umar lantas meminjam senapan serbu SS1 pada Praka Heri Shafiti, petugas pengamanan obyek vital Exxon Mobile Matangkuli. Praka Heri sendiri divonis tiga tahun penjara oleh Pengadilan Militer Banda Aceh.

Tak hanya memberondong posko NasDem, Umar juga menganiaya dua simpatisan Nasdem yang ada di posko tersebut: Saiful Junaidi dan Ahmad Syahrir. []

ATTAYA ALAZKIA

by -
0 319

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Syiahkuala kembali memprotes kenaikan harga bahan bakar minyak.

Dalam aksi di Bundaran Simpang Lima dan gedung DPRA, Senin (24/11/2014), HMI menilai, kenaikan harga BBM merupkan lampu merah bagi perkembangan melonjaknya harga barang di pasar, biaya transportasi, jasa. “Yang jelas sangat memberatkan rakyat. Sebab, pendapatan rakyat tidak seimbang dengan pengeluaran ke depan,” ujar Koordinator Lapangan Syahrul Indra.

HMI menolak keputusan pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla yang menaikkan harga BBM sebesar Rp2.000 per liter, baik premium maupun solar. Syahrul menyatakan, alasan kenaikan harga BBM yang disampaikan Jokowi-JK terlalu mengada-ada. “Penuh dengan intervensi asing,” kata dia.

Melonjaknya harga BBM di Indonesia, sebut HMI, juga dikarenakan adanya oknum di sektor migas yang dikuasai oleh asing. Karenanya, HMI meminta agar DPRA untuk menolak kenaikan harga BBM.

“DPRA jangan hanya menjadi penonton di parlemen dengan menandatangani petisi yang kami buat,” sebut Syahrul. “DPRA harus obyektif dalam menyikapi kebihakan presiden terhadap kenaikan BBM.”

Massa HMI menuntut agar bisa bertemu dengan anggota DPRA. Namun informasi yang diperoleh dari aparat kepolisian yang mengamankan demonstrasi, gedung DPRA kosong. Dalam aksi itu, mereka mengusung sejumlah spanduk dan poster yang menolak kenaikan harga minyak dan mengecam pemerintahan Jokowi-JK.

Sebelumnya, Forum BEM Unsyiah juga melancarkan aksi penolakan BBM di depan gedung DPRA. Ini merupakan aksi ketiga kali yang dilancarkan Forum BEM Unsyiah. “Kami menuntut anggota DPRA untuk benar-benar meningkatkan loyalitas dan kecakapan kerja kepada rakyat Aceh dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat yang diambil paksa oleh Jokowi-JK karena menaikkan harga minyak,” kata Koordinator Lapangan Forum BEM Unsyiah Rizki Youlan Ardianto. []

@efmg

by -
0 443

PADANG | ACEHKITA.COM — Sejumlah nama mulai menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia periode 2014-2017, yang akan dihelat di Bukittinggi 27-29 November 2014.

Catatan Panitia Lokal Kongres IX AJI, setidaknya empat calon Ketua Umum sudah memutuskan maju dalam proses pemilihan yang akan diikuti delegasi 34 AJI Kota dan tiga AJI Kota Persiapan.

Berdasar abjad, nama-nama tersebut adalah Abdul Manan, Iman D. Nugroho, Ruslan Sangadji dan Suwarjono.

Abdul Manan (Redaktur Tempo) mendeklarasikan diri untuk maju sebagai Ketua Umum AJI berpasangan dengan calon Sekjen Rinjani (Jurnalis Forbes). Begitu pula Suwarjono (Pemimpin Redaksi Suara.Com) menyatakan akan berpasangan dengan Arfi Bambani (Kepala Kompartemen Nasional, Politik dan Metropolitan Viva.Co.Id).

Sementara, Iman Dwi Nugroho (CNN Indonesia) dan Ruslan Sangadji (Koresponden The Jakarta Post), masing-masing belum menentukan calon Sekjen.

“Saya siap sebagai ketua. Pasangan Abdul Manan-Rinjani akan melanjutkan perjuangan meningkatkan kompetensi dan kapabilitas AJI,” kata Manan dalam rilis yang diterima acehkita.com, Ahad (23/11/2014).

Dia menyebutkan ada banyak tantangan yang akan dihadapi jurnalis di masa mendatang. Terutama menyangkut kesejahteraan jurnalis. Apalagi, industri media berkembang dengan pesat yang menuntut profesionalisme jurnalisnya. Keprofesionalan itu harus dibarengi pula dengan upah yang layak.

“Maka prioritas kami memperjuangkan kesejahteraan jurnalis, termasuk koresponden di daerah, selain perjuangan AJI di bidang kebebasan pers dan kompetensi jurnalis,” ujar mantan Sekjen AJI Indonesia periode 2005-2008 itu.

Sementara itu, Iman D Nugroho yang juga mantan mantan Ketua AJI Surabaya menyoroti pentingnya meningkatkan posisi tawar organisasi baik terhadap sesama organisasi maupun pemerintahan sebagai visi utamanya membangun AJI tiga tahun mendatang.

Ia ingin meningkatkan kualitas anggota yang lebih merata di seluruh Indonesia, melalui pelatihan dan pendidikan jurnalistik.

Iman mengaku masih melakukan penjajakan untuk menetapkan calon Sekjen pendampingnya. “Ada beberapa nama calon yang lagi saya jajaki untuk Sekjen, salah satunya adalah Hendra Makmur (mantan Ketua AJI Padang),” katanya.

Ruslan Sangadji atau yang akrab dipanggil Ochan masih menutup rapat soal nama calon pendampingnya. Namun, dia menyatakan siap bertarung dalam kongres yang digelar perdana di Sumatera itu.

“AJI perlu lebih adil terhadap perkembangan AJI Kota. Saya bertekad menciptakan keadilan di AJI,” kata mantan Ketua AJI Palu itu.

Menurut mantan anggota Badan Pertimbangan Organisasi (BPO) AJI Indonesia itu, sudah saatnya AJI dipimpin oleh tokoh-tokoh daerah, sehingga mengerti secara dalam persoalan yang dihadapi anggota di daerah.

Sementara, pasangan Suwarjono dan Arfi Bambani menitikberatkan program pada peningkatan skill anggota, sehingga mampu memanfaatkan berbagai peluang yang ada di industri media yang kian berkembang di era sentralisasi kepemilikan media.

“Kami juga ingin menuntaskan ide-ide besar yang sudah dirintis tiga tahun terakhir untuk membangun AJI lebih kuat. Juga membangun program jaminan sosial, dana abadi dan sekolah jurnalisme,” kata Sekjen AJI Indonesia periode 2011-2014 itu.

Selain peningkatan skill anggota, Suwarjono menekankan pentingnya meningkatkan posisi tawar AJI di tingkat nasional maupun internasional. []

by -
0 379

Akibat tanggul sungai jebol, warga Desa Tanjong Awe, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa, Sabtu (22/11/2014). Banjir melanda empat kecamatan di Aceh Utara, yaitu Kecamatan Samudera, Matangkuli, Tanah Luas, dan Meurah Mulia. Puluhan personel TNI turun ke lokasi banjir untuk membantu warga mengevakuasikan barang-barang ke tempat yang lebih aman. | FOTO: Zikri Maulana/ACEHKITA.COM

by -
0 310

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Para aktivis lingkungan menggalang dukungan penolakan terhadap pengangkatan kapal Sophie Rickmers dari perairan Pria Laot, Sabang. Selain via online, dukungan serupa juga bakal dilakukan secara offline.

Inisiator aksi penyelamatan kapal Sophie Rickmers, Nurjannah Husein, menyebutkan, pihaknya akan menggalang aksi tandatangan di Blang Padang, Banda Aceh, pada Ahad (23/11/2014) sekitar pukul 08.00 WIB.

“Tandatanganmu akan difoto bersama Sophie di Sabang,” sebut Nurjannah, Sabtu (22/11/2014), via akun Twitter.

Selain tandatangan, para pendukung juga bisa membubuhkan tanda jempol di selembar kain putih yang disediakan.

Sebelumnya, Nurjannah menggagas petisi online via change.org untuk penolakan pengangkatan Sophie. Petisi meminta Menteri Kelautan dan Perikanan Pudjiastuti untuk melarang Pemerintah Kota Sabang yang berencana melakukan survei dan mengangkat muatan kapal Sophie dari perairan Pria Laot, Sabang.

Sophie Rickmers merupakan kapal tenaga uap buatan Jerman pada tahun 1920. Kapal ini ditenggelamkan pada tahun 1940 di teluk Pria Laot, Sabang, pada masa Perang Dunia II, demi mencegah penyitaan oleh Belanda.

Lokasi tenggelam kapal Sophie ini menjadi spot penyelaman yang sering dikunjungi para wisatawan lokal dan mancanegara. Pada 31 Oktober 2014, Walikota Sabang Zulkifli H. Adam mengirimkan surat kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Pudji Susiastuti untuk meminta rekomendasi izin survei dan pengangkatan muatan barang dalam kapal tersebut kepada PT. Samudera Ceudah Group.

Baca: Netizen Aceh Tolak Pengangkatan Sophie Rickmers

Bangkai kapal dan isinya yang berada di dasar perairan Sabang merupakan sumber imu pengetahuan yang menguak sejarah pertempuran besar di masa karamnya kapal tersebut pada 1940. “Ia menjadi habitan beragam jenis ikan, invertebrata, dan alga,” sebut Nunu, “Sophie bagaikan surga bagi para penyelam di Asia Tenggara.”

Hingga Sabtu (22/11/2014) pukul 17.45 WIB, petisi sudah ditandatangani oleh 12.969 pendukung. Anda yang ingin memberikan dukungan silakan klik tautan di bawah.

Tolak Pengangkatan Sophie Rickmers

[]

by -
0 284
Kebakaran di Desa Lot Kala, Kecamatan Kebayakan, Takengon, Sabtu (26/7/2014). | FOTO: Reza Juanda/ACEHKITA.COM

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Sebanyak 36 rumah toko di Desa Sukajaya, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, hangus terbakar, Sabtu (22/11/2014) dinihari. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun kebakaran menyebabkan 149 jiwa mengungsi.

Kebakaran melanda Desa Sukajaya sekitar pukul 03.00 WIB, di saat pemilik ruko tengah tidur lelap. Api muncul dari sebuah toko berkonstruksi kayu.

“Ruko-ruko itu sebagian besar berkonstruksi kayu, jadi mudah terbakar,” sebut Ahmadi, perwakilan Forum Jurnalis Aceh Peduli Bencana di Simeulue.

Api yang membumbung tinggi menyebabkan warga panik. Mereka berupaya menyelamatkan diri. Satu armada pemadam kebakaran yang dikerahkan, sulit memadamkan api. Malah, mobil tanki PDAM juga ikut dikerahkan.

“Satu alat berat juga diterjunkan untuk merobohkan dua unit ruko yang berdekatan dengan rumah penduduk, agar api tidak menjalar ke bangunan lain yang sangat berdekatan,” ujar Ahmadi.

Api baru berhasil dipadamkan dua jam kemudian. Kerugian diperkirakan mencapai miliar Rupiah dalam kebakaran yang diduga akibat arus pendek. []

ATTAYA ALAZKIA

by -
0 323

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Forum Silaturrahmi dan Komunikasi Alumni Dayah Jeumala Amal (Foskadja) melaksanakan turnamen futsal untuk para alumni yang berlangsung di Lapangan Zidane, Darussalam, Banda Aceh, pada 22-23 November 2014.

Turnamen futsal yang menjadi agenda tahunan ini diikuti oleh 20 tim yang berasal dari alumni Dayah Jeumala Amal Lueng Putu, Pidie Jaya. Turnamen ini memperebutkan piala bergilir dan hadiah total Rp10 juta.

“Ini sebagai ajang silaturahim untuk mempertemukan para alumni, dari alumni pertama hingga yang alumni angkatan 22 melalui ajang olahraga,” kata Ketua Panitia Muhammad Rozaki kepada acehkita.com, Sabtu (22/11/2014).

Saat ini, turnamen futsal tengah berlangsung di Lapangan Zidane Darussalam. []