Connect with us

Cegah Terorisme, Polisi Awasi Aceh

Aceh

Cegah Terorisme, Polisi Awasi Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Meski situasi keamanan terkendali, Aceh masuk dalam satu daerah yang mendapat pengawasan serta pemantauan intensif dari aparat keamanan. Hal ini dilakukan untuk mencegah aksi terorisme. Apalagi, daerah ini pernah digunakan sebagai tempat latihan kelompok teroris pada awal 2009 lalu.

Kepala Divisi Humas Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia Inspektur Jenderal Anton Charliyan menyebutkan, polisi melakukan pengawasan khusus terhadap Aceh.

“Kita adakan pengawasan secara khusus untuk Aceh karena kita kadang-kadang harus melihat sejarah,” ujar Anton kepada wartawan di Banda Aceh, Selasa (23/2/2016).

Menurut Anton, Aceh merupakan salah satu daerah yang rawan penyebaran aksi terorisme. “Aceh salah satu tempat rawan yang memang harus kita pantau bersama,” ujarnya.

Pada 2009 lalu, sekelompok pria bersenjata menggunakan kawasan pegunungan Jalin di Jantho, Aceh Besar, sebagai markas latihan militer. Bahkan, latihan militer ini disinggahi oleh gembong teroris paling dicari, yaitu Dulmatin dan Umar Patek.

Belasan orang yang terlibat dalam latihan militer di Jalin ditangkap, termasuk salah seorang pelaku teror bom Thamrin di Jakarta beberapa waktu lalu. Sedangkan sejumlah lainnya tewas dalam penyerbuan di Jalin, Lamkabeue, dan Leupueng (semuanya Aceh Besar), serta Padangtiji (Pidie). []

GHAISAN | FOTO: Chaideer Mahyuddin/ACEHKITA.COM

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Aceh

To Top