Dalam Kondisi Cuaca Ekstrem, JCH Aceh Kloter 8 Selesaikan Umrah Wajib

0
521
Dalam Kondisi Cuaca Ekstrem, JCH Aceh Kloter 8 Selesaikan Umrah Wajib
Jemaah haji menunaikan ibadah umrah wajib di Masjidil Haram, Makkah. (Foto: Dok. Kemenag Aceh)

MAKKAH | ACEHKITA.COM – Jemaah calon haji Kloter 8 asal Aceh yang tiba di Jeddah pada Rabu (31/7) dini hari, seluruhnya telah menyelesaikan rangkaian ibadah umrah wajib yang dipandu oleh para petugas kloter dan TPHD Aceh.

“Alhamdulillah, 386 jemaah termasuk petugas sudah menyelesaikan umrah termasuk yang menggunakan kursi roda, namun ada 4 jemaah yang masih dalam keadaan menstruasi akan melaksanakan setelahnya,” kata Ketua Kloter 8, Rusli, seperti dikutip laman resmi Kemenag Aceh, Kamis (1/8).

Menurutnya, suhu ekstrem yang mencapai 45 derajat Celsius, berdebu dan berdesak-desakan saat melakukan Tawaf dan Sai tidak menyurutkan semangat para jemaah untuk menyelesaikan rangkaian umrah wajib tersebut.

“Jemaah seluruhnya memiliki semangat ibadah yang sangat tinggi, tidak ada yang mengeluh meski dalam suasana panas dan berdesakan” ungkap Rusli.

Jemaah haji yang berasal dari embarkasi Aceh seluruhnya ditempatkan di wilayah Syisyah yang berjarak sekitar 4 KM ke Masjidil Haram, namun menurut Rusli fasilitas bus Shalawat yang beroperasi 24 jam non-stop memudahkan aktivitas jemaah untuk beribadah di Masjidil Haram.

Namun demikian, aktivitas jemaah pada siang hari tetap disarankan dapat dilakukan di pemondokan untuk menghindari rehidrasi dan kelelahan saat melakukan aktivitas ibadah di Masjidil Haram.

“Waktu siang kondisinya sangat panas dan di Haram juga sudah sangat padat, maka kami anjurkan untuk berjemaah di masjid terdekat pemondokan saja,” ujar Rusli.

Dalam mengatasi kondisi kesehatan jemaah, petugas kloter 8 juga telah membuka posko kesehatan. “Sampai saat ini jemaah masih dalam kondisi stabil dan tidak ada yang dirawat di KKHI,” kata dr. Irma Wijayanti.

Selain itu Rusli juga mengatakan bahwa seluruh JCH BTJ 08 telah menerima dana wakaf Baitul Asyi pada Kamis pagi tadi. Hadir dalam acara tersebut Prof. Dr. Abdurrahman bin Abdul Ghani Al Asyi wakil nazir wakaf Habib Bugak dan beberapa utusan Pemerintah Aceh.

“Alhamdulillah, uangnya sudah diterima seluruh jemaah,” pungkas Rusli.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.