Depag Bantah Larang Atraksi Barongsai – ACEHKITA.COM
Berita

Depag Bantah Larang Atraksi Barongsai

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Depertemen Agama (Depag) Aceh membantah mengeluarkan larangan atraksi barongsai, yang hendak digelar komunitas Warga Negara Indonesia keturunan Tionghoa, dalam memperingati lima tahun tsunami.

“Kami tidak pernah melarang atraksi barongsai,” kata Juniazi, Humas Kanwil Depag Aceh kepada acehkita.com, Sabtu (19/12).

kaskus.us

kaskus.us

Juniazi menegaskan, pihaknya tak pernah menerima permohonan izin untuk pagelaran seni barongsai oleh kaum minoritas itu. “Yang ada mereka hanya konsultasi dengan kita, tentang peringatan lima tahun tsunami yang akan mereka lakukan,” sebutnya.

Saat beraudiensi dengan Depag, kata Juniazi, mereka membahas isi proposal peringatan lima tahun tsunami yang mereka ajukan ke Depag. Di proposal itu, selain ritual Budha, juga tertera rencana pegelaran atraksi barongsai.

“Nah,kita hanya menyarankan agar barongsai itu lebih baik ngak ditampilkan, karena bisa menimbulkan kesan yang tidak baik bagi agama lain, khususnya umat Islam. Kan mayoritas masyarakat Aceh beragama islam,” jelas Juniazi.

“Apalagi peringatan 5 tahun tsunami yang mereka lakukan atas nama umat Budha, bukan warga Tionghoa. Dan mereka memaklumi itu, bukan kami melarang.”

Menurut Juniazi, pihaknya sangat mendukung segala ritual ibadah dilakukan umat dari lima agama yang ada di Indonesia dan tak pernah melarangnya.

Menyarankan agar barongsai tak ditampilkan, menurut dia, bukan berarti pihaknya membatasi kebebasan beribadah umat Budha, tapi hanya untuk kemaslahatan.

“Pada peringatan lima tahun tsunami besok, kita juga memberi kebebasan mereka,” ujarnya.

Pihak Depag Aceh sendiri, kata Juniazi, juga akan hadir pada acara yang dipusatkan di Ulee Lheue.

Sebelumnya diberitakan, komunitas Thionghoa di Aceh mengaku kecewa dengan Depag karena tak mengizinkan menampilkan barongsai, pada ritual memperingati lima tahun tsunami besok. []

19 Comments
To Top