Connect with us

Diplomasi Youtube

Berita

Diplomasi Youtube

WASHINGTON – Pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Barack Obama berniat memperbaiki hubungan dengan Republik Islam Iran, yang dalam beberapa tahun terakhir ini semakin memburuk. Hubungan kedua negara memburuk karena Taheran tidak mau menghentikan program pengembangan nuklir.

Obama mempunyai cara yang unik untuk mengatasi kebuntuan diplomasi itu. Belajar dari pengalaman diplomasi dengan Republik Rakyat China yang menggunakan diplomasi “Ping pong”, Pemerintah Obama akan menggunakan media Youtube sebagai panggung diplomasi. Obama menyebutnya sebagai Diplomasi Youtube.

Presiden Obama, yang menggunakan dunia maya untuk membantunya menuju Gedung Putih, akan menggunakan Youtube untuk memperbaiki hubungan diplomatik Gedung Putih dengan Taheran.

Obama menyampaikan pesan video kepada masyarakat Iran. Pesan itu berupa ucapan selamat tahun baru Iran, Nowruz dan didistribusikan secara online.

Gedung Putih berharap Teheran akan melakukan hal serupa dan membalas pesan Youtube sang presiden. Trita Parsi, presiden Dewan Nasional Iran Amerika, menyebut, pesan ini kelihatannya bekerja. “(pesan) Ini menyebar cepat sekali di Internet,” kata Parsi kepada AFP.

“Luar biasa sekali jumlah email yang saya terima dari masyarakat Amerika Serikat dan Iran. Masyarakat kedua negara menyampaikan selamat tahun baru dan kemudian ada link pesan (video) Presiden Obama di bawah pesan mereka,” kata Parsi.

Presiden Obama mengunggah pesan video berdurasi 3 menit 35 detik. Pesan yang berjudul “Tahun Baru, Permulaan Baru” itu diunggah di situs whitehouse.gov/Nowruz dengan keterangannya ditulis dalam bahasa Parsi. Selain di situs resmi Gedung Putih, pesan itu diunggah di akun resmi Gedung Putih di Youtube, yaitu youtube.com/user/whitehouse.

Hingga berita ini diterbitkan, video Presiden Obama itu telah dilihat sebanyak 476,284 kali dengan komentar berjumlah 5,452. [afp/aknews]

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita

To Top