Connect with us

Duh, 48 Titik Ini Dijaga Petugas di Malam Tahun Baru

Aceh

Duh, 48 Titik Ini Dijaga Petugas di Malam Tahun Baru

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Pemerintah Kota Banda Aceh akan menyebarkan ratusan petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah di 48 titik untuk mengantisipasi perayaan Tahun Baru Masehi.

Penyebaran petugas ini untuk mencegah warga kota merayakan malam pergantian tahun Masehi. Sebelumnya, Pemko melarang warganya mengadakan perayaan pergantian tahun karena diklaim tidak sesuai dengan Islam.

“Kita larang bagi warga muslim, karena bertentangan dengan aqidah Islam. Bagi non-muslim kita tidak larang, tapi kita minta tidak merayakannya di tempat terbuka,” ujar Illiza.

Kasatpol PP Kota Banda Aceh, Yusnardi S mengatakan sesuai dengan arahan Walikota, pihaknya sudah menetapkan 48 lokasi yang selama ini dinilai sering menjadi lokasi konsentrasi massa ketika detik-detik pergantian tahun.

“Kita juga sudah siapkan 470 personel dari Satpol PP dan WH, personel Dishub, dai dari DSI dan dari SKPD. Nanti akan ditambah lagi dari Kepolisian dan TNI,” ungkap Yusnardi di Banda Aceh, Kamis.

Lokasi-lokasi yang mulai akan diawasi dari sore Kamis (31/12/2015) hingga detik-detik pergantian tahun, di antaranya, Bundaran Simpang Lima, Taman Kuliner Kuta Alam, Arena PKA, TPI Lampulo, Kawasan Putro Phang, Jalan Teuku Umar, Simpang Jam, Simpang Surabaya, Cot Masjid, Jalan Muhammad Hasan, Hotel Grand Nanggroe, Pinggir Kali Lamseupeung, Jembatan Lamnyong, Kopelma Darussalam, Simpang Mesra, Kawasan Ulee Lheue.

Kebijakan Pemko Banda Aceh ini menuai kritik sejumlah warga kota. Meski dilarang, warga Banda Aceh malam ini memadati sejumlah ruas jalan menggunakan pelbagai kendaraan. Namun mereka tidak diperkenankan berhenti di pusat-pusat keramaian seperti di atas jembatan Pante Pirak.

Sejak sore tadi, petugas mulai berjaga-jaga. Sebuah unit mobil pemadam kebakaran disiagakan di Bundaran Simpang Lima. []

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Aceh

To Top