Connect with us

Eksekusi Cambuk Terhenti di Sabetan ke-15

Ilustrasi cambuk. Foto: Dok acehKITA.com

Aceh

Eksekusi Cambuk Terhenti di Sabetan ke-15

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM- Tiga terpidana ikhtilat (bercumbu) dicambuk halaman masjid Al Muchsinin Gampong Jawa Kecamatan Kuta Raja, Banda Aceh. Satu terpidana tidak selesai menjalani eksekusi karena kesakitan dan kondisinya drop.

Pantauan acehKITA.com, eksekusi cambuk digelar sekitar pukul 11.00 WIB, Kamis (2/2/2017). Seratusan warga lintas usia ikut menyaksikan. Para terpidana satu persatu dibawa ke panggung. Sesuai hitungan Jaksa, rotan mendarat di punggung para pelanggar syariat Islam.

Dalam eksekusi cambuk kali ini, ada dua pasang non-muhrim yang menjalani hukuman. Keempat terpidana kasus ikhtilat adalah Safruddin (32) yang dicambuk 27 kali dan pasangannya Epi Susanti (28) dihukum 1,6 tahun penjara. Epi saat ini tengah hamil sekitar dua bulan dan ditahan di LP Wanita Lhoknga, Aceh Besar. Sedangkan pasangan kedua yaitu Humaidi (19) dan pasangannya Linda Darmawati (21). Kedua dicambuk 26 kali sabetan.

Proses eksekusi awalnya berjalan lancar. Namun saat tiba giliran Linda menerima sabetan algojo, suanana berubah. Linda beberapa kali mengangkat tangan ke atas dan merebahkan badan ke lantai panggung. Petugas polisi syariah perempuan dan tim medis kemudian memeriksa kembali kondisi kesehatan terpidana.

Eksekusi cambuk sempat diskors beberapa saat. Pasalnya, Linda harus dibawa turun dari panggung ke dalam sebuah ruangan di dalam kompleks masjid. Setelah dinyatakan sehat, ia kembali dihadapkan ke algojo. Namun setelah rotan mendarat di punggungnya, ia kembali “menyerah”. Akhirnya, usai sabetan ke-15 proses eksekusi dihentikan.

“Untuk terpidana yang belum selesai ini nanti akan dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis. Nanti mereka yang menyatakan dapat dilanjutkan atau tidak,” kata Kasatpol PP dan WH Banda Aceh, Yusnardi kepada wartawan.

“Nanti tim medis merekomendasikan ke Jaksa dan kalau dilanjutkan kita akan cari waktu dan tempat. Hari ini, mereka yang menjalani hukuman cambuk bebas semua termasuk Linda,” jelasnya. []

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Aceh

To Top