Connect with us

Ekspedisi Indonesia Biru Berjuang Melawan Kabut Asap

Nasional

Ekspedisi Indonesia Biru Berjuang Melawan Kabut Asap

12052509_10153650550443618_174984755644519572_o

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Tim Ekspedisi Indonesia Biru tengah berada di Pulau Kalimantan. Tiba di Borneo, dua jurnalis ini disambut kabut asap pekat yang mengganggu pernafasan dan pandangan.

Dinding Facebook milik Ekspedisi Indonesia Biru dipenuhi foto-foto yang memperlihatkan Borneo yang berubah menjadi oranye. Lihat saja misalnya, foto pasar terapung di Lok Bintan, Kalimantan Selatan.

Hari-hari biasanya, pemandangan di pasar terapung yang terletak di Desa Sungai Pinang, Kecaamatan Sungai Tabuk, Banjar, ini terlihat begitu jelas. Tapi dalam beberapa bulan terakhir ini, keindahan pasar terapung dinodai kabut asap yang tentu saja mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat di sana.

Tak cuma itu, Indonesia Biru juga mendokumentasikan aktivitas warga di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Sebuah foto humanis memperlihatkan petugas kebersihan membersihkan jalan meski ia dikepung asap yang menguning.

Masih di Kalimantan Tengah, Indonesia Biru memotret aktivitas masyarakat. Kabut asap telah mengganggu roda ekonomi masyarakat, selain pendidikan dan kesehatan. Ini merupakan ongkos lingkungan yang harus dipikul masyarakat.

Tukang bensin eceran, pemilik warung kelontong, pencari ikan, dan ibu-ibu rumah tangga, semuua mengeluhkan berkurangnya reeki sejak dilanda kabut asap tiga bulan terakhir.

Dandhy Dwi Laksono menyebutkan, berada di Kalimantan Tengah menyebabkan mereka mengalami gangguan kesehatan. “Reaksi saya adaalah sesak nafas dan Suparta (rekannya), pusing-pusing,” tulis Dandhy di laman Facebook, Selasa (20/10/2015).

Kepekatan kabut asap di Palangkaraya jauh lebih tinggi dibandingkan di Banjarmasin (Kalimantan Selatan). “Latihan sehari menghirup kabut asap di Tabalong dan tiga hari di Banjarmasin ternyata tidak berarti apa-apa dibandingkan kepekatan di Kalimantan Tengah,” lanjut Dandhy.

Di sini, pemandangan berubah menjadi oranye. Jarak pandang pun sangat terbatas. Karena alasan kesehatan, tim Ekspedisi Indonesia Biru memilih meninggalkan Kalimantan Tengah, memacu sepeda motor ke arah barat.

12119903_10153650550513618_9197833136799286974_oDi Kalimantan Tengah, Indonesia Biru mengunjungi lahan gambut bekas proyek sawah sejuta hektar dan bendungan di Sungai Kahayan. “Sudah tunai,” lanjut Dandhy.

Dari Borneo, Ekspedisi Indonesia biru akan menyeberang ke Pulau Sumatra. Di Pulau Andalas ini, Dandhy dan Suparta kemungkinan besar juga akan dihadang kabut asap di sepanjang Jambi, Palembang, dan Riau. Tapi, kita berharap Ekspedisi Indonesia Biru tidak berubah menjadi Ekspedisi Sesak Nafas. []

FG

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Nasional

To Top