Berita

Gadis Aceh Masuk 10 Besar Miss Indonesia

JAKARTA | ACEHKITA.COM — Desvita Feranika yang berasal dari Lhokseumawe hanya sempat masuk dalam babak 10 besar pemilihan Puteri Indonesia 2009, yang disiarkan langsung RCTI, Jumat malam.

Vita tersisihkan oleh kandidat dari Bali, Sulawesi Barat, DKI Jakarta, Sumatera Selatan. Saat tampil, gadis kelahiran 15 Desember 1985 itu tampil di urutan 20.

Kandidat asal Aceh ini merupakan sarjana arsitektur Universitas Islam Indonesia Jogyakarta.

Saat ini, hanya tiga kontestan yang masih bertahan di pentas Miss Indonesia 2009. Mereka adalah Karenina asal Jakarta, Vivian dari Bali dan Melati Putri Kusuma Dewi dari Sulawesi Barat.

Mereka diminta menjawab satu pertanyaan yang sama dalam waktu 30 detik. Pertanyaan yang diajukan berkisar soal penanganan tenaga kerja yang dipulangkan dari luar negeri dan penanganan pengangguran.

Karenina menjawab lancar, Melati memberikan jawaban panjang sehingga melebihi 30 detik. Sementara Vivian tersendat-sendat.

Lantas siapa yang berhak menggantikan posisi Sandra Angelia, Puteri Indonesia 2008? Tunggu saja. []

7 Comments

7 Comments

  1. AbdurRahman

    Jun 17, 2009 at 8:31 am

    Wahai syedara, Jika maksiat sdh mjd kebanggaan, maka bgmnkah lagi kita bermunajat kepada ALLAAH, bukankah, air (minuman), udara (nafas) & seluruh fasilitas yg kita gunakan adalah milikNYA, adakah bumi tmpt manusia layak bermaksiat kpd ALLAAH bahkan diperlombakan??????
    Apakah penghambaan kita kpd ALLAAH hanya di Masjid saja? atau hanya di Aceh saja? dan di tempat lain boleh menentangnya?.
    Manakah yg lbh baik, ahli maksiat yg takut dan bertaubat ataukah ahli maksiat yg bangga dgn maksiatnya.

  2. juragan

    Jun 15, 2009 at 1:47 pm

    salam.
    itulah kita, selalu protes melulu.
    makanya jadi bangsa jangan sok suci dan islami.
    kita memang harus bnyak belajar mengajari anak negeri ini ke depan agar tidak durhaka pada bangsanya sendiri yang selalu besar dalam balutan sejarah…

    kita memang kepaksa islami?tatanan kita sudah rusak…

    jadi PR untuk semua..

  3. aulia

    Jun 8, 2009 at 8:11 pm

    hiasan dunia…
    Jilbab dah harga mati buat wanita muslimah diaceh yang solehah,setidaknya hormati syaria’t walaupun diluar aceh,mudah2an kita semua manusia yg tidak sempurna diberi ampunan oleh Allah kelak,amin..

  4. ubit

    Jun 7, 2009 at 12:11 am

    jgn libat kan orang atjeh dgn miis indon sorri…! ya bapak2.

  5. ubit

    Jun 7, 2009 at 12:04 am

    rasanye gue ngak stj kl aceh mewklputri indon.krn di lrng oleh islam

  6. sigam bakong

    Jun 6, 2009 at 1:45 pm

    Penampilan Desvita sama sekali tak mencitrakan bahwa ia berasal dari Aceh. Kok beraninya ia bawa2 nama Aceh. Ini sama dengan menelanjangkan Aceh dimata luar. Apapun critanya klo mmbawa nama Aceh ia hrs mencitrakan ke acehan,stdaknya memakai jilbab.
    Apalagi ia seorang mahasiswa Universitas Islam, tpi penampilannya sama sekali tak mencerminkan almamaternya.

  7. aneux_kuman

    Jun 6, 2009 at 10:28 am

    Jilbab identik dgn Aceh, tanpa jilbab jgn mengaku2 mewakili Aceh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ACEHKITA.COM diluncurkan pertama kali secara resmi pada tanggal 19 Juli 2003, di Jakarta, dengan semangat; mewartakan dengan nurani. Hadir sebagai bentuk perlawanan terhadap kebijakan Pemerintah Indonesia yang memberlakukan status Darurat Militer di Aceh, pada 19 Mei 2003.

Copyright © 2015 ACEHKITA.COM. All Rights Reserved

To Top