Jelang Puncak Haji, Seluruh JCH Aceh Diberangkatkan ke Arafah

0
507
Jelang Puncak Haji, Seluruh JCH Aceh Diberangkatkan ke Arafah
Jemaah calon haji embarkasi Aceh telah bersiap untuk diberangkatkan menuju Arafah, Jumat 9 Agustus 2019. (Foto: Dok. PPIH Aceh)

MAKKAH | ACEHKITA.COM – Menjelang puncak haji 1440 Hijriah yang jatuh pada Sabtu besok bertepatan 9 Zulhijah, seluruh jemaah calon haji (JCH) Aceh yang sudah berada di tanah suci Makkah Al Mukarramah mulai Jumat (9/8) pagi tadi hingga sore ini diberangkatkan menuju Arafah bersama seluruh JCH Indonesia lainnya. Pada puncak ibadah haji besok, jemaah calon haji dari seluruh penjuru dunia berkumpul di Padang Arafah untuk akan melaksanakan wukuf di Arafah.

“Saat ini 4.666 jemaah calon haji (JCH) Aceh yang tergabung dalam 12 kloter sedang bersiap-siap untuk menghadapi puncak haji, menunggu bus untuk ke Arafah. Alhamdulillah secara keseluruhan JCH Aceh dalam keadaan sehat dan stabil. Namun, ada beberapa jemaah yang sedang dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi dan KKHI Makkah, kita doakan semoga segera diberikan kesembuhan, serta dimudahkan dalam melaksanakan setiap aktivitas,” ujar Muhammad Nasril, Humas Panitia Pembantu Penyelenggara Ibadah Haji (PPPIH) Embarkasi Aceh di Banda Aceh, Jumat (9/8) usai menerima informasi dari petugas haji kloter 8 embarkasi Aceh.

Menurut informasi yang ia terima dari petugas kloter, jemaah Aceh akan diberangkatkan ke Arafah dengan menggunakan bus yang telah disiapkan bagi masing-masing maktab dengan jadwal yang telah ditetapkan.

“Sebelumnya para petugas sudah mengikuti rapat persiapan jelang puncak haji bersama pihak maktab, PPIH Arab Saudi dan juga petugas kloter telah melaksanakan bimbingan kepada jamaah tentang persiapan menghadapi puncak haji,” kata Nasril.

Ia juga menyampaikan, sejak pagi tadi para jemaah telah siap dengan pakaian dan barang bawaan dalam koper kecil untuk perjalanan beberapa hari, Arafah, Muzdalifah dan mabit di Mina.

Menurutnya, untuk persiapan Armuzna (Arafah, Mudzalifah, dan Mina), para petugas kloter bersama pihak maktab juga sudah meninjau lokasi dimana tenda masing-masing jemaah akan menetap, baik itu di Arafah maupun di Mina.

“Ini untuk mengetahui dimana letak tenda setiap kloter di Arafah dan Mina yang difasilitasi pihak maktab. Jadi saat jamaah tiba disana, mereka akan mudah mengetahui tendanya,” sebut Nasril.

Selain itu, ia juga menyampaikan 4 JCH Aceh wafat di Makkah. Keempat JCH tersebut masing-masingnya Salmiyah binti Muhammad Daud (69 tahun) asal Pidie Jaya, BTJ 01 meninggal dunia di RSAS King Faisal, Syisyah Makkah, pada Sabtu (3/8) yang mengalami serangan jantung. Hazanah binti Muhammad Yusuf (63 tahun) BTJ 02, asal Aceh Timur meninggal dunia pada Minggu (4/8) yang mengalami stroke dan hipertensi. Abdurrahman Chasbullah Surati (62 tahun) BTJ 02 asal Banda Aceh meninggal dunia pada Senin (5/8) mengalami serangan jantung. Dan Tarmizi Bungsu Agam (76 tahun) asal kecamatan Meukek Aceh Selatan, tergabung dalam kloter 10 meninggal di Rumah Sakit King Faisal, Syisyah Makkah, Kamis (8/8) yang mengalami penyakit paru/COPD.

Sementara itu, petugas kesehatan Kloter BTJ 04 Dokter Saidi Oktaviandi melaporkan saat ini pihaknya melakukan visitasi rutin ke kamar dan memberikan pelayanan kesehatan di posko kesehatan.

“Untuk persiapan puncak haji, kami juga memberikan edukasi tentang PHBS, penggunaan APD, istirahat yang cukup dan membatasi aktivitas fisik yang berlebihan dan mengimbau jamaah untuk waspada cuaca ekstrim,” sebut Dokter Saidi.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.