Kabut Asap Makin Pekat Menyelimuti Aceh, BPBA Bagi-bagi Masker

0
517
Kabut Asap Makin Pekat Menyelimuti Aceh, BPBA Bagi-bagi Masker
Kabut Asap Makin Pekat Menyelimuti Aceh. (Foto: Abdul Hadi)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa wilayah Sumatera menyelimuti seluruh Aceh sejak Senin (23/9) pagi.

Di Kabupaten Aceh Tamiang dan Kota Langsa, jarak pandang dilaporkan hanya sekitar 100 hingga 300 meter. Selain itu, sejumlah warga di sana turut terkena gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan perih mata.

Di Banda Aceh, kabut asap semakin pekat hingga siang tadi. Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) membagikan lima ribu masker bagi pengguna jalan di Simpang Lima dan Simpang Kodim, Kota Banda Aceh.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBA, Muhammad Syahril, menyampaikan kabut asap di Aceh bertambah parah sejak Senin pagi. Beberapa hari sebelumnya, kabut asap tipis terjadi di sebagian daerah di Aceh, tetapi lekas hilang.

“Hari ini terparah, kemarin sepertinya belum begitu terpapar kali asapnya. Tapi tadi pagi semakin pekat. Oleh karenanya, kita berinisiatif untuk membagikan masker bagi pengguna jalan,” ujar Syahril.

Kabut Asap Makin Pekat Menyelimuti Aceh, BPBA Bagi-bagi Masker
Petugas BPBA membagikan masker kepada pengguna jalan di Banda Aceh. (Foto: Habil/acehkita.com)

Selain Banda Aceh, kata Syahril, BPBA segera mengirim masker ke sejumlah kabupaten lain yang kabut asapnya semakin parah. Seperti, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, Kota Langsa, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Singkil, Aceh Selatan, Simeulue, dan Aceh Utara.

“Malam ini kita kirim masing-masing 10 ribu lembar masker ke kabupaten yang telah bermohon masker ke BPBA,” sebutnya.

Menurut Syahril, daerah yang terdampak parah kabut asap yaitu kawasan yang berbatasan dengan Sumatra Utara, seperti Kabupaten Aceh Tamiang dan Kota Langsa. Di sana jarak pandang hanya 100 hingga 300 meter. Syahril menyebut, di sana masyarakat sudah mengalami gejala ISPA dan perih mata.

“Sudah kita minta BPBD berkoordinasi dengan Puskesmas setempat agar masyarakat yang terpapar bisa segera ditangani di Puskesmas setempat,” tutur Syahril.[]

HABIL

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.