Connect with us

Komunitas di Surabaya Peringati 10 Tahun Tsunami

Berita

Komunitas di Surabaya Peringati 10 Tahun Tsunami

[vc_row][vc_column width=”1/1″][vc_column_text]SURABAYA | ACEHKITA.COM — Komunitas Kota Jancuk Surabaya menyelenggarakan acara sastra untuk mengenang tragedi tsunami di Aceh. Acara yang bertajuk “Metamorfosis Ombak” ini adalah bentuk merawat ingatan tentang dahsyatnya tragedi tsunami yang sepuluh tahun lalu pernah melanda Aceh.

Akmal M Roem, putra Aceh yang saat ini sedang berada di Surabaya, mengatakan, Aceh saat ini memang sudah bangkit dari kondisi terpuruk pascatsunami.

“Aceh sudah jauh lebih baik berkat bantuan dari berbagai pihak. Kegiatan sepuluh tahun ini dikhususkan untuk berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu Aceh,” kata Akmal kepada acehkita.com, Kamis (25/12/2014).

Menurut Akmal, Surabaya merupakan salah satu kota yang pernah mengirimkan relawan untuk membantu evakuasi korban. Proses rehabilitasi dalam berbagai bidang juga melibatkan banyak relawan dari Surabaya.

“Aceh dengan Surabaya memang sudah memiliki hubungan yang cukup dekat sekali sedari dulu. ‘Ombak Surut, Jabat Bertaut’, yang menjadi slogan kegiatan kali ini adalah bentuk wujud kebersamaan yang terjalin erat setelah bencana selesai,” ujarnya.

Metamorfosis Ombak akan diadakan pada Sabtu (27/12/2014) pukul 19.00 WIB di Kaya Resto Surabaya.  Pada kegiatan ini ada pemutaran film dokumenter yang menggambarkan kondisi Aceh pascatsunami hingga bangkitnya Aceh saat ini.

Pertujukan teaterikal, penampilan musik Aceh yang akan dibawakan oleh komunitas Soundcloud Surabaya. Selanjutnya juga ada pembacaan puisi-puisi karya sastrawan Aceh. Dan juga acara lain yang tak kalah serunya.

Selain acara sastra, pada kegiatan ini juga turut hadir pembicara relawan dari Surabaya yang pernah tinggal dan bekerja selama rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh. [][/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

Continue Reading
Baca juga...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita

To Top