Connect with us

Korban Peringati Tragedi KNPI

Berita

Korban Peringati Tragedi KNPI

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM — Korban pelanggaran hak asasi manusia dalam peristiwa kekerasan aparat keamanan di gedung KNPI Lhokseumawe, 9 Januari 1999, memperingati 11 tahun peristiwa tersebut. Peringatan 11 tahun tragedi kemanusiaan itu digelar dengan doa bersama di Masjid Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe.

Para korban juga menuntut pemerintah untuk segera membentuk Pengadilan HAM dan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi untuk menuntaskan berbagai kasus kekerasan terhadap kemanusian selama 30 tahun konflik Aceh.

”Selama ini kita lihat pemerintah belum menunjukkan rasa hormat kepada korban HAM, buktinya pemerintah belum melakukan langkah-langkah yang signifikan untuk pemenuhan hak-hak korban,” ujar Murtala, salah seorang panitia pelaksana.

Parlemen Aceh dan Kota Lhokseumawe juga didesak untuk lebih giat mendorong Pusat membentuk dua institusi yang diharapkan bisa memberikan keadilan bagi korban pelanggaran HAM masa lalu itu.

Khusus kepada parlemen Kota Lhokseumawe, korban kekerasan yang dilakukan aparat keamanan di gedung KNPI juga membantu korban dengan mengalokasikan dana kesehatan secara permanen serta tunjangan pendidikan bagi anak-anak korban.

Peringatan 11 tahun tragedi KNPI dihadiri ratusan korban. Mereka datang dari sejumlah kecamatan di Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Kasus KNPI bermula saat aparat keamanan menggerebek sejumlah rumah di Desa Pusong dan Kandang, Lhokseumawe pada 3 Januari 1999. Penggerebekan yang menyebabkan tujuh warga sipil tewas dan 23 lainnya luka-luka. Yang luka ini, akhirnya dibawa ke gedung KNPI Lhokseumawe.

Aparat kembali menyisir perkampungan pada 9 Januari dan menangkap 40 warga, sehingga kembali dikarantina di gedung KNPI. Di sini lantas aparat mengamuk sehingga melakukan penyiksaan sehingga menyebabkan lima sipil tewas, 23 luka berat, dan 21 luka ringan. []

Continue Reading
You may also like...
2 Comments

2 Comments

  1. ndr

    Jan 10, 2010 at 10:15 am

    usut tuntas kasus ham di aceh.adakah yg mau peduli.hn ta tuoh peugah lee

  2. Mustafa Mura

    Jan 10, 2010 at 7:18 am

    Kita tunggu saja peradilan Tuhan..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Berita

ACEHKITA TV

Trending

Kolom

Kuliner

Facebook

To Top