Lintasan Beureunuen-Tangse Rusak Parah – ACEHKITA.COM
Berita

Lintasan Beureunuen-Tangse Rusak Parah

BEUREUNUEN | ACEHKITA.COM — Ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Pidie dengan Aceh Barat mengalami rusak parah. Lubang bermacam ukuran menghiasi jalan selebar lima meter itu. Bahkan, pekan lalu satu warga meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka parah.

Lintasan yang paling parah kerusakannya yaitu di ruas jalan sepanjang Simpang Lamlo (Beureunuen) hingga Kecamatan Tangse. Begitu memasuki Jalan Tangse, tepatnya di Desa Teureubue, Kecamatan Mutiara, lubang menganga “menghiasi” jalan sepanjang hampir satu kilometer.

Seorang warga Desa Jaman, Kecamatan Mutiara, yang enggan disebutkan namanya mengatakan, pekan lalu seorang pengendara sepeda terperosok dalam lubang. Saat terjatuh, mobil yang ada di belakangnya melindas, hingga ia meregang nyawa. Sementara seorang lainnya mengalami luka parah.

Sekarang warga menanam pohon pisang di lubang itu. “Sudah dua orang meninggal di sana. Sebulan lalu, ada juga orang yang ditabrak mobil setelah hondanya masuk ke lubang,” kata warga Desa Jaman ini yang berprofesi sebagai tukang ojek, Sabtu (6/2) malam.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Pidie untuk segera memperbaiki ruas jalan yang rusak di sepanjang lintasan Simpang Lamlo (Beureunuen) hingga Tangse, untuk mencegah berjatuhannya warga di jalan.

Tak hanya di Teureubue, kondisi jalan rusak juga terlihat di Desa Lingkok, Paloh Jeureula (Kecamatan Sakti), Desa Paloh Teungoh (Kecamatan Keumala). Bahkan di Desa Paloh Teungoh, satu unit jembatan telah bolong di satu sisi, selain lubang akibat galian pipa di dekat jembatan.

Kerusakan juga ditemukan di sepanjang jalan mulai dari Kemukiman Keumala Dalam hingga Kecamatan Tangse. Ruas jalan ini sebelumnya dikabarkan sempat akan dibangun menggunakan dana Asian Development Bank. Namun hingga kini tak terealisasi. []

6 Comments
To Top