Connect with us

Mahasiswa Aceh di Yogyakarta Berkurban

Berita

Mahasiswa Aceh di Yogyakarta Berkurban

YOGYAKARTA | CITIZENkita — Ratusan mahasiswa Aceh yang berasal dari sejumlah kampus di Yogyakarta berkumpul dan memperingati ibadah Idul Adha dengan melaksanakan pemotongan hewan kurban dan makan siang bersama jamuan khas Aceh, kuah beulangong Aceh Rayeuk, Sabtu (27/10).

Dok. KABY

Berpusat di Asrama Keluarga Aceh Besar Yogyakarta (KABY), Sleman, acara ini dirangkai dengan pelantikan dan perkenalan pengurus KABY periode 2012-2013 yang dinahkodai oleh Rizki Alfi Syahril, mahasiswa Magister Akuntansi UGM, dan ceramah refleksi Idul Adha yang disampaikan oleh Muhajir Al Fairusy, alumnus Magister Antropologi UGM.

Rizki, dalam sambutannya mengatakan, pentingnya untuk mengembalikan jiwa organisasi paguyuban agar kembali ke semangat “kekeluargaan yang satu”. Selama ini, beberapa paguyuban sudah mengalami permasalahan seperti perebutan kekuasaan (konflik kepentingan), perebutan aset, dan masalah lainnya, kata Rizki.

Aktivis sebuah komunitas budaya di Aceh ini juga mengingatkan para mahasiswa agar mampu menjaga identitas kebudayaan Aceh. “Walaupun berjarak dari Aceh, tapi semestinya para mahasiswa Aceh tidak meninggalkan jati dirinya sebagai orang Aceh dan memperkenalkan kebudayaan Aceh bagi lingkungannya saat ini,” tambahnya.

Muhajir yang baru saja diwisuda atas program magisternya, dalam refleksi Idul Adha berpesan agar spirit Idul Adha semestinya dihayati oleh para mahasiswa. “Bagaimana kerelaan untuk mengikhlaskan sesuatu yang kita sayang, mengambil dunia hanya seperlunya saja, adalah inti dari kurban,” ujar Muhajir.

Menurut Muhajir, mahasiswa Aceh semestinya juga dapat menjadi penggerak untuk pembangunan kembali peradaban Aceh yang berlandaskan semangat Islam, bukan malah larut dalam kenikmatan duniawi.

Taufik Akbar, mewakili organisasi Taman Pelajar Aceh dan Seniman Perantauan Atjeh, mengatakan bahwa ke depannya acara-acara untuk mengakrabkan mahasiswa Aceh di Yogyakarta akan sering dilaksanakan, baik dalam bentuk peringatan hari besar, pentas seni, diskusi, dan acara lainnya. “Saat ini kami sedang mempersiapkan diri untuk peringatan hari mangkatnya Cut Nyak Dien,” jelasnya. [citizen]

Continue Reading
Baca juga...
1 Comment

1 Comment

  1. wan

    Oct 31, 2012 at 10:33 am

    mudah-mudahan kekompakan tetap terjaga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita

To Top