MPU Aceh Fatwakan Game PUBG dan Sejenisnya Haram

0
431
MPU Aceh Fatwakan Game PUBG dan Sejenisnya Haram
Sidang Paripurna Ulama III tahun 2019 dengan tema Hukum dan Dampak Game PUBG dan Sejenisnya Menurut Fikih Islam, Informasi Teknologi dan Psikologi di Banda Aceh. (Foto: Dok. MPU Aceh)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Ulama Aceh yang tergabung dalam Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) memfatwakan bahwa game PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) dan sejenisnya haram hukumnya. “Hasil kajian kita selama tiga hari menyimpulkan bahwa bermain PUBG dan sejenisnya adalah haram,” kata Wakil Ketua MPU Aceh, Teungku H Faisal Ali, dihubungi via telepon, Rabu (19/6).

Selama tiga hari, 17-19 Juni 2019, MPU Aceh melakukan pengkajian dan mendalami secara komprehensif tentang bahaya dan manfaat game PUBG dan sejenisnya.

Di hari terakhir, pada Rabu (19/6) dalam Sidang Paripurna Ulama III tahun 2019 dengan tema Hukum dan Dampak Game PUBG dan Sejenisnya Menurut Fiqh Islam, Informasi Teknologi dan Psikologi disimpulkan bahwa bermain PUBG dan sejenisnya adalah haram.

“Karena menciptakan kebrutalan, berpotensi mengubah prilaku penggunanya menjadi negatif, dan macam lainnya, sehingga disimpulkan bahwa itu haram,” ujar Teungku Faisal.

Dalam mengkaji dan mendalami game PUBG dan sejenisnya tersebut, kata pria yang akrab disapa Lem Faisal itu, pihaknya melibatkan para ahli di luar MPU, di antaranya ahli informasi teknologi dan psikolog.

“Yang kita haramkam PUBG dan game perang lain sejenisnya yang bentuknya mengajarkan unsur-unsur kekerasan, pornografi dan islamofobia. Game bentuk-bentuk seperti itu semuanya kita larang, baik online maupun offline, termasuk di playstation. Yang ada unsur kekerasan tetap haram,” sebutnya.

Setelah mengeluarkan fatwa haram terhadap game PUBG dan sejenisnya itu, MPU Aceh berharap kepada pemerintah untuk berupaya memblokir konten-konten game PUBG dan sejenisnya. “Kita berharap kepada pemerintah untuk berupaya agar bisa memblokir konten-konten game yang mengajarkan kekerasan baik fisik maupun psikologi kepada generasi masa depan kita,” pungkas Teungku Faisal.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.