Connect with us

Naengmyeon, Mie Dingin untuk Menu Berbuka di Cuaca yang Panas

Kuliner

Naengmyeon, Mie Dingin untuk Menu Berbuka di Cuaca yang Panas

Kalau biasanya mie dinikmati selagi hangat dan disajikan saat masih panas berbeda dengan Mie Naengmyoen ini dimakan dengan kuah yang dingin. Naeng yang berarti dingin dan Myeon yang diartikan mie merupakan makanan andalan di Korea Selatan saat musim panas datang. Mie ini sudah dikenal pada masa dinasti Joseon yang dulunya dinikmati diruang yang hangat pada musim dingin.

Mie ini kembali populer saat perang Korea berlangsung. Mie dingin ini juga dikenal sebagai makanan Korea Utara yang terkenal di Selatan. Rasanya masakan yang tidak pedas dibandingkan masakan Negeri Ginseng lainnya yang juga menjadi pertanda kalau makanan ini merupakan makanan Utara.

Bahan mie ini terbuat dari adalah tepung gandum memil (buckwheat) yang di Indonesia dikenal dengan nama tepung soba atau dengan campuran buah ketela sehingga warnanya tidaklah putih atau kuning seperti kebanyakan mie lainnya namun cenderung coklat. Campuran lainya adalah kuah kaldu sapi yang dikemudian diberi es dan dihidangkan bersama buah pir, timun dan telur rebus.

Ada dua jenis Naengmyeon yang terkenal yaitu Mul Neaengmyoen yaitu mie kuah dingin dan Bibim Neangmyon yang lebih kering dan pedas. Mie ini sangat kenyal sehingga sulit untuk memakannya sebelum dipotong dengan menggunakan gunting, sehingga jangan heran jika berkunjung ke restoran Korea selalu disediakan gunting saat menghidangkannya.

Bahan Yang dibutuhkan :
• 200 gr mie gandum soba
• 200 gr daging sapi
• 2 liter air
• 20 g lobak
• 1 butir telur
• 1 potong buah pear dan timun
• 2 sendok makan saus mustard
• Garam, gula, Cuka, kecap asin, bubuk cabai merah secukupnya
• Biji wijen secukupnya
• Es cube secukupnya

Cara membuatnya:
• Rebus daging sapi bersama air untuk membuat kaldu, setelah daging matang angkat dan sisihkan, kecilkan api lalu masukan sedikit lobak, garam, gula, cuka dan sedikit kecap asin. Jaga kaldu agar tetap jernih. Setelah semua bahan tercampur dengan sempurna, matikan api dan kuah kaldu bida disimpan di kulkas.
• Iris tipis daging yang telah matang dan sisihkan
• Potong tipis dan memanjang buah pir dan timun
• Bubuk mustard dicampur dengan 1sdm air dan letakkan di tempat hangat agar terfermentasi. (Dapat diletakkan di atas kaldu yang masih panas). Taburi timun yang telah dipotong tipis-tipis dengan sedikit garam, dan 1sdt gula, 1sdt cuka, dan sedikit bubuk cabai. Masukkan potongan pir ke dalam air, tambahkan 1sdt gula agar warna pir tidak berubah
• Rebus mie dalam air panas selama 5 menit
• Setelah matang tiriskan mie ke dalam mangkuk
• Lalu letakan potongan pir , timun, daging dan telur yang telah direbus
• Tuang kuah kaldu hingga menutupi mie dan tambahkan es cube
• Taburkan sedikit biji wijen
Mie ini disajikan saat dingin, walaupun belum terbiasa dengan mie yang dihidangkan dengan es namun jangan khawatir setelah ini Anda akan ketagihan mencobanya. Selamat menikmati. []

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Kuliner

To Top