Connect with us

Nyanger Sambil Beramal

Radzie/ACEHKITA.COM

Kuliner

Nyanger Sambil Beramal

DALAM dunia kopi ada satu minuman khas varian dari kopi yang hanya dikenal di Aceh, penikmat kopi menyebutnya sanger. Komposisi kopi, susu dan teh membuat sanger jauh lebih terasa nikmat dibandingkan kopi susu. Dalam tulisan singkat ini penulis tidak akan membahas sejarah penamaan sanger dan mengapa dinamakan sanger. Penulis fokus pada keunikan salah satu warung kopi arabica yang berada di Kota Banda Aceh. Bila sobat sekalian ingin menikmati sanger, di Kota Banda Aceh tentu bukan hal yang sulit, nyaris semua warkop memiliki menu minuman tersebut. Jangan sungkan memesan sanger karena hegemoni kopi masih melekat di sanger.

Penulis perkenalkan satu warung kopi yang menyediakan minuman tersebut, Gerobak Arabica misalnya. Warung kopi yang satu ini menyediakan varian kopi sebagai menunya, penelusuran penulis di Gerobak Arabica berikut ini akan mencoba mendeskripsikan warkop tersebut terutama dengan program unggulan dari warkop tersebut. Gerobak Arabica belum lama berdiri, usaha patungan Riza Syahputra dan Taufik itu baru 2 tahun berjalan. Awalnya gerobak arabica belum memiliki warkop layaknya warkop lain bahkan hanya dijalankan dari pukul 5 sore hingga malam pukul 12 didepan toko, mirip pedagang musiman atau kaki lima, hanya mengandalkan satu gerobak serta lapak untuk penikmat kopi, kalau hujan biasanya terpaksa libur deh. Demikian menurut Riza Syahputra CEO dari Gerobak Arabica. Keadaan tersebut berlangsung kurang lebih 3 bulan, selanjutnya Gerobak Arabica dengan kerja keras dan semangat akhirnya memiliki satu tempat yang cukup memadai sehingga bisa melayani konsumen dari pagi hingga malam.

Bulan Agustus ini menjadi istimewa bagi kita yang ingin mengunjungi Gerobak Arabica di Pango Raya, Kota Banda Aceh, ada program sosial yang melibatkan penikmat kopi terutama sanger arabica. Setiap Jumat konsumen Gerobak Arabica diajak beramal dengan memasukan uang ke tabungan bagi yatim setiap minum sanger. Kita boleh menikmati sanger sesuai dengan kemampuan kantong kita, tidak ada harga seperti biasa, uang kita diperuntukkan sepenuhnya bagi anak yatim. Kalau dipikir-pikir, program Gerobak Arabica ini senada dengan program pemerintah Aceh wisata halal. Gerobak Arabica bisa menjadi contoh ‘bisnis dengan Tuhan, bagi kita yang mencintai kopi terutama sanger, wujud syukur kita pun dapat di terapkan langsung dengan menyisihkan rezeki kita.

Jum’at ( 05/08/2016) program Sanger For Yatim akan dimulai, so tunggu apalagi, kalau bisa menikmati Sanger sekaligus dapat pahala dengan mensedeqahkan rezeki kita, artinya inilah yang diajarkan Nabi kita keseimbangan dunia akhirat, mungkin dasar itu pula yang membuat Riza Syahputra ketika penulis tanyakan gak takut rugi dijawab dengan tegas dan pasti; ‘ rezeki kan dari Allah, ini bisnis dengan Allah dan manusia yang berbisnis dengan Allah SWT pasti tidak akan rugi sedikitpun.

Memang sebuah program yang pantas di tradisikan di Aceh terutama dengan menjamurnya warung kopi dan penikmat kopi yang menyentuh semua level strata sosial, budaya, ideologi, agama. Bila gerakan sosial ini menjadi tradisi di warkop-warkop seluruh Aceh, bisa kita bayangkan berapa orang anak yatim-piatu bisa terbantu, bahkan menurut hemat penulis, pemerintah Aceh dapat mensosialisasikan wisata halal dengan salah satu programnya wisata warkop for yatim dan sejenisnya. Selamat kepada Gerobak Arabica yang mau memulai bisnisnya dengan Allah SWT, semoga rezekinya berkah dan usahanya bertambah oke, harapan kita semua sanger for yatim dapat membantu mereka yang yatim-piatu sekaligus menjadi tradisi warkop kita. Minum kopi atau sanger menjadi wujud syukur kita dengan amal shaleh sekaligus, sehingga di surga kelak kita bisa ngopi atau nyanger bersama yatim serta keluarga. Ayo ajak keluarga, teman dan orang-orang tercinta untuk nyanger sambil beramal shaleh dengan Barista ganteng, berpendidikan bahkan ada yang calon master, suasana kekeluargaan juga sangat kentara di Gerobak Arabica. []

DON ZAKIYAMANI, Komunitas Pecinta Kopi

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Kuliner

To Top