Pasca Banjir Bandang di Aceh Tenggara, Kayu dan Bebatuan Berserakan

0
754

KUTACANE | ACEHKITA.COM – Banjir bandang melanda tiga desa di Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara. Sedikitnya 20 rumah, satu masjid, dan dua jembatan rusak parah setelah terhempas banjir.

Akses ke lokasi sempat terganggu karena material kayu berukuran kecil hingga besar berserakan di sana. Selain kayu, banjir turut menghanyutkan bebatuan.

Pasca banjir, Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) segera menurunkan alat berat ke lokasi untuk melakukan pembersihan material yang hanyut terbawa banjir bandang.

“Kayu utamanya, batu juga ada sedikit,” kata Kepala BPBA, Teuku Ahmad Dadek, kepada acehkita.com, Sabtu (1/12/2018).

Dadek menyebutkan dua jembatan di Desa Natam Baru dan Natam Lama, rusak parah. Kerusakan jembatan itu akibat tersumbat dengan material banjir berupa kayu dan bebatuan.

“Sementara aliran sungai Lawe Menderung di Desa Natam Baru tertimbun material banjir bandang,” ujar Dadek. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.