Connect with us

Penculik Sempat Minta Tebusan Rp3 Miliar

Aceh

Penculik Sempat Minta Tebusan Rp3 Miliar

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Kepolisian menyebutkan bahwa pelaku penculikan Sekretaris Unit Layanan Pengadaan Pemerintah Aceh Kamal Bahri sempat meminta uang tebusan senilai Rp3 miliar. Namun, negosiasi turun menjadi Rp700 juta saja.

Kamal Bahri diculik di Banda Aceh pada Kamis, 28 Januari 2016 sekira pukul 19.30 WIB, saat pulang dari kantornya. Mengendarai Kijang Innova, Kamal dicegat pelaku sekitar 300 meter sebelum tiba di rumahnya.

“Pelakunya ada sekitar empat orang,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh Kombes Nurfallah, Senin (1/2/2016).

Setelah penculikan, korban disekap di kawasan Nisam Antara, Aceh Utara. Sejurus kemudian, pelaku menghubungi keluarga dan meminta tebusan sebesar Rp3 miliar. Jika tidak ditebus, korban tidak akan dibebaskan.

“Pelaku meminta uang tebusan kepada keluarga korban Rp3 miliar, setelah terjadi tawar menawar akhirnya deal-lah Rp700 juta,” ujar Nurfallah.

Keluarga korban dan pelaku menyepakati penyerahan uang tebusan hari ini di Geureugok, Bireuen. Sebelumnya, keluarga melaporkan kasus penculikan ini ke polisi.

Setelah disepakati, keluarga korban menuju lokasi penyerahan uang tebusan di kawasan Keude Geureugok. Di sinilah, transaksi itu berlangsung dan Kamal Bahri dibebaskan.

Polisi yang telah mengintai transaksi ini, berupaya menyergap pelaku yang mengendarai Avanza. Namun, kata polisi, pelaku memberikan perlawanan dengan melepaskan tembakan ke arah polisi.

Tak ayal, menurut polisi, kontak tembak pun berlangsung hingga 15 menit lamanya. Dua pelaku yaitu Barwami (40) dan Ismuhardi (35) tewas –satu di lokasi kejadian dan satu lagi dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Cut Meutia Lhokseumawe. Tidak ada korban di pihak kepolisian.

Dari tangan pelaku, polisi menyebutkan menyita sepucuk senapan serbu SS1 beserta tujuh magasin lengkap amunisinya dan pistol FN. Polisi juga menyita mobil Avanza dan uang tebusan. []

ATTAYA ALAZKIA

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Aceh

To Top