Connect with us

Pentingnya Samudera Hindia bagi Indonesia

Aceh

Pentingnya Samudera Hindia bagi Indonesia

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Indian Ocean Rim Association yang dikomandoi Kementerian Luar Negeri menggelar kampanye publik mengenai pentingnya kawasan Samudera Hindia bagi Indonesia. Kampanye yang digelar di Banda Aceh itu menekankan pentingnya peran aktif Indonesia di kawasan Samudera Hindia.

Sekretaris Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu RI Sudirman Haseng menyebutkan, untuk memainkan peranan di kawasan Samudera Hindia, semua kalangan di Indonesia perlu menyamakan pemahanan pengembangan kawasan itu.

“Sejalan dengan visi pemerintah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, sehingga negara kita harus meningkatkan peran aktifnya di sini (Samudera Hindia),” ujar Sudirman Haseng pada pertemuan di Banda Aceh yang melibatkan kalangan akademis dan aparat pemerintah itu, Senin (15/2/2015).

Haseng menyebutkan, sebagai daerah yang berbatasan dengan Samudera Hindia, Provinsi Aceh memiliki peranan penting di kawasan ini. “Aceh harus berperan penting,” ujarnya.

Mohammad Hery Saripudin, ketua Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kawasan Asia Pasifik dan Afrika, menyebutkan kawasan Samudera Hindia harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan nasional, karena beberapa wilayah di Indonesia berbatasan langsung dengan Samudera Hindia.

“Kita terus melakukan kerjasama dan kampanye serta desiminasi dengan delapan kampus di nusantara termasuk Aceh, Bengkulu, Lampung, Yogyakarta, Bali, NTB, NTT dan Papua,” ujarnya.

Indonesia terpilih menjadi Ketua IORA untuk periode Oktober 2015 sampai Oktober 2017 setelah Australia pada tahun sebelumnya. IORA didirikan pada Maret 2007 yang beranggotakan 21 negara yang berada di Asia Tenggara, Asia Selatan, Afrika, Australia, dan Timur Tengah. IORA memiliki enam prioritas utama untuk menjalan peranannya di kawasan Samudra Hindia yaitu keamanan dan keselamatan di laut, fasilitas perdagangan dan investasi, manajemen perikanan, manajemen pengurangan risiko bencana, akademik, pertukaran dan kerjasama di bidang akademik, ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, dan wisata. []

KHITHTHATI

Continue Reading
Baca juga...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Aceh

To Top