Connect with us

Penyair dari 8 Negara Berkumpul di Aceh

Hiburan

Penyair dari 8 Negara Berkumpul di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Seminar internasional dan bedah buku pada acara Temu Penyair Internasional 2016, Sabtu 15 Juli 2016 dipusatkan di ACC Sultan Selim Banda Aceh.  Seminar bertema “ Perbandingan Sastra Antar Bangsa” dibuka untuk umum digelar mulai pukul 08.30 WIB – Pukul 12.45 WIB, dilanjutkan bedah buku dari pukul 14.00 WIB – 18.00 WIB.

Menurut Koordinator Acara, Helmi Hass, seminar dan bedah buku dibuka untuk umum agar semua peminat puisi dan sastra di Aceh bisa hadir dan bertemu langsung dengan penyair dalam dan luar negeri. Temu penyair kerjasama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh ini berlangsung, 15-18 Juli 2016  di Banda Aceh.

Bagi peminat puisi dan sastra serta rekan-rekan yang tidak terundang sebagai peserta aktif, bisa hadir pada seminar dan bedah buku. Panitia juga buka lapak jual buku yang dibawa langsung oleh penyair peserta. Ini kesempatan langka, karena tidak semua buku puisi bisa didapatkan di toko buku dan pustaka di Aceh” kata Helmi.

Untuk seminar , tambah Helmi, akan menghadirkan sembilan pembicara. Pada sesi I, Maman S Mahayana, M.Hum, (Universitas Indonesia), Prof  Yang Seung Yoon (Hankuk University of Foreign Studies, Seoul,  Korea), Dr Mohd Harun Al Rasyid, (Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh), Dr. Bastian Zulyeno, (Universitas Indonesia).

Sedangkan sesi  II pembicaranya, Prof. Dr. Siti Zainon Ismail (Universitas Malaysia Sabah), Prof. Dr. Suminto A Sayuti ( Universitas Negeri Yogyakarya), Nik Abdul Rakib Bin Nik Hassan, M.A  (Songkla Univesity, Thailand) Lic. Atzimba Luna Becerril (Head of Cultural Section, Embassy of Mexico) danDr. Danny Susanto,M.A (Universitas Indonesia).

Bedah Buku

Dari 27 judul buku yang diluncurkan, kata Helmi,  ada tujuh judul buku puisi penyair yang akan dibedah. Masing-masing adalah buku puisi Dari Negeri Daun Gugur (Ahmadun Yosi Herfandra) dibedah oleh penyair Malaysia, Raja Ahmad Aminullah, Buku Tan?yan (Mahwi Air Tawar) akan dibedah oleh Dr Fazillah Husein, dosen dan Penyair  Malaysia.

Buku Melipat Petang Dalam Kain Ibu (Isbedy Stiawan) akan dibedah oleh Fakhrunnas MA Jabbar, penyair asal Riau, Pekan Baru,  Buku Kau Pergi (LK Ara) akan dibedah oleh Rosmiaty Shaari , penyair asal Malaka,  Buku Sepiring Mie Aceh, Secangkir Kopi Gayo, Bertalam Giok Nagan (Fikar W Eda) akan dibedah oleh Azhari Aiyub, penyair dan juga  Redaktur Budaya Serambi Indonesia.

Selanjutnya Buku Kebenaran Tanpa Rasa Takut (Sastry Bakri) akan dibedah oleh Ahmadun Yosi Fahendra, penyair asal Jakarta dan Buku Nyanyian Sukma (Rosni Idham) akan dibedah oleh Yvonne De Fretes, penyair asal Jakarta.

Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Drs Reza Fahlevi mengatakan, acara seminar dan bedah buku seharian sangat bermanfaat bagi kemajuan  penyair dan sastrawan Aceh juga bagi peminat sastra. Momentum “Aceh Sehari Bersama Penyair 8 Negara” dapat dipergunakan semaksimak mungkin.

“Guru bahasa dan sastra, mahasiswa, masyarakat dan  siswa datang saja ke seminar untuk menimba ilmu. Pertemuan seperti ini jarang-jarang dilakukan, jadi harus dimanfaatkan secara maksimal,”sebut Reza penuh harap. []

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hiburan

To Top