Connect with us

Sultanah Putroe, Pewaris Kesultanan Aceh Mangkat

Aceh

Sultanah Putroe, Pewaris Kesultanan Aceh Mangkat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Pewaris Kesultanan Aceh, Sultanah Teungku Putroe Safiatuddin Cahya Nur Alam binti Tuanku Raja Ibrahim bin Sultan Alaidin Muhammad Daud Syah (87) telah meninggal dunia, Rabu, 6 Juni 2018.

Sejarawan Aceh, Adli Abdullah mengatakan bahwa kabar duka mangkatnya pewaris utama Kerajaan Aceh tersebut diterima dari adik almarhumah, Tuanku Raja Yusuf.

“Menurut rencana, jenazah almarhumah akan dikebumikan di komplek Baperis, Banda Aceh, disamping makam ayahnya,” kata Adli kepada acehkita.com.

Disebutkan bahwa jenazah Sultanah Putroe akan tiba di Banda Aceh pada Rabu malam dengan menggunakan pesawat Garuda.

Sultanah Putroe mengembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), sekira pukul 06:45 WITA.

Jenazah almarhumah saat ini disemayamkan di rumah duka Jalan Kesra Raya No. 124, Perumnas Tanjung Karang, Mataram, NTB.

Kabar meninggalnya sosok perempuan yang menerima plakat gelar Pahlawan Nasional untuk Almarhumah Laksamana Keumalahayati dari Presiden Joko Widodo pada November 2017 lalu, itu juga tersebar di media sosial.

Sultanah Putroe menetap di Lombok, NTB, karena ikut putri bungsunya, Pocut Meurah Neneng, sejak tahun 2008 lalu.

Keluarga Kesultanan Aceh tidak pernah menggugat untuk menempati Meuligoe, yang merupakan bekas istana kerajaan.

Sultanah Putroe merupakan putri sulung Tuwanku Ibrahim atau cucu Sultan Alaidin Muhammad Daud Syah, sultan terakhir Aceh yang dibuang Belanda ke Jawa.

Sultan Alaidin meninggal dunia di Jakarta dan dimakamkan di Pemakaman Umum Rawamangun.

Kesultanan Aceh Darussalam adalah kerajaan besar sebelum penjajahan Belanda.

Malah Kesultanan Aceh pernah mencapai puncak kejayaan dan menjadi satu dari lima kerajaan Islam terbesar di dunia ketika dipimpin Sultan Iskandar Muda.[]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Aceh

Advertisement

ACEHKITA TV

Trending

Kolom

cermin

Kolom

Cermin

By Nov 22, 2017

Kuliner

Facebook

To Top