Connect with us

Plt Gubernur: BKMT Benteng Mengatasi Persoalan Moral

Pariwara

Plt Gubernur: BKMT Benteng Mengatasi Persoalan Moral

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Persoalan moral dan etika masyarakat merupakan isu penting yang tidak boleh diabaikan. Untuk mengatasi tantangan itu, penguatan benteng iman melalui syiar-syiar agama merupakan salah satu solusi. Oleh karena itu, keberadaan Badan Kontak Majelis Taklim diharapkan mampu menjadi benteng tersebut.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas Gubernur Aeh Nova Iriansyah, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala Badan Pendidikan Dayah Aceh Usamah El Madny, pada acara pembukaan Rapat Koordinasi Wilayah BKMT se-Sumatera, di Ruang Serbaguna Setda Aceh, Sabtu (13/10/2018) pagi.

“Peran ulama, lembaga keagamaan, dan pegiat pendidikan sangatlah dibutuhkan dalam memperkuat benteng moral masyarakat kita. Oleh karena itu, keberadaan Majelis Taklim perlu mendapat perhatian kita, sebab lembaga ini sangat berperan menanamkan akhlak mulia, ketaqwaan pengetahuan dan pencerahan bagi ummat,” ujar Usamah.

“Sesuai dengan isi Syair Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, yaitu ‘Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya’, maka kami yakin, BKMT akan mengambil peran pada ‘membangun jiwa’ masyarakat Indonesia,” sambung Usamah.

Pemerintah Aceh meyakini, dengan pesatnya pertumbuhan majelis taklim di seluruh wilayah Aceh yang aktif dengan kegiatan dakwah, maka cita-cita membangun kekuatan ummat yang selalu menjalankan amar ma’ruf  nahi munkar.

“Sebagai manusia kita membutuhkan keseimbangan antara jasmani dan rohani, keselarasan antara cita-cita di dunia dan mengejar kebahagiaan akhirat agar kita menjadi khairul ummah, yakni manusia berkualitas dan beriman kepada Allah SWT, yaitu dengan amar ma’rufmenegakkan kebenaran dan keadilan, serta mencegah kemungkaran nahi munkar”.

Untuk diketahui bersama, di Kabupaten Aceh Utara saja, setidaknya ada sebanyak 480 majelis taklim yang aktif menjalankan aktivitas dakwah. Tidak hanya di Aceh Utara, di 22 kabupaten/kota di Aceh perkembangan majelis taklim juga sangat pesat.

“Jika dapat kita optimalkan, maka kemampuan majelis taklim dalam memperkuat dan memberdayakan umat tentu akan semakin meningkat. Karena itu, sangatlah tepat jika Majelis Taklim di negeri kita bersatu dalam wadah BKMT, sehingga misi untuk memperkuat nilai-nilai Islam bagi masyarakat dapat berjalan semakin baik,” imbuh Usamah.

Sementara itu, dalam sambutannya usai dilantik sebagai Ketua Pengurus Wilayah BKMT Aceh, Dyah Erti Idawati meyakini, bahwa BKMT sebagai organisasi keagamaan dapat memainkan perannya untuk mengasah spiritual dan membentuk karakter ummat terutama generasi muda sebagai pelaku pembangunan yang Islami di masa mendatang.

“Untuk memaksimalkan peran tersebut, maka BKMT harus bekerja keras dengan komitmen tinggi dalam upaya membentuk generasi muda Aceh dan Indonesia yang Islami,” ujar wanita yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dekranasda Aceh itu.

Dyah Erti juga mengimbau agar momentum Rakerwil BKMT se-Sumatera ini menjadi titik balik kebangkitan BKMT Aceh untuk bersinergi membangun komunikasi yang baik dan harmonis dan kuat antar sesama BKMT se-Sumatera.

“Semoga Rakerwil BKMT ini menjadi wadah konsolidasi kekuatan untuk memperkuat syiar Islam di Pulau Sumatera dan Indonesia secara lebih luas lagi,” pungkas Dyah Erti.

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan peserta dari BKMT  se-Sumatera ini juga dihadiri oleh Syifa Fauzia, selaku Ketua Umum Pengurus Pusat BKMT Indonesia serta sejumlah pengurus pusat BKMT lainnya. [adv]

Continue Reading
Advertisement
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Pariwara

ACEHKITA TV

Trending

Kolom

Kuliner

Facebook

To Top