Ragam Kekayaan Kuliner Bisa Ditemukan di Aceh Culinary Festival 2019

0
1152
Ragam Kekayaan Kuliner Bisa Ditemukan di Aceh Culinary Festival 2019
Aceh Culinary Festival 2019 di Taman Sultanah Safiatuddin, Banda Aceh. (Foto: Ucok Parta/acehkita.com)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Ingin merasakan ragam kekayaan kuliner Aceh? Inilah saat yang tepat untuk melangkahkan kaki ke Aceh Culinary Festival 2019 yang berlangsung hingga Minggu (7/7) malam di di Taman Sultanah Safiatuddin, Banda Aceh.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin, mengatakan event tahunan yang digelar oleh Pemerintah Aceh melalui Disbudpar Aceh ini terus dilakukan peningkatan dan salah satu dengan melibatkan kabupaten/kota se-Aceh.

“Anjungan yang ada di arena PKA ini kita sulap menjadi restoran daerah, jadi pengunjung bisa menikmati aneka hidangan dan kuliner khas daerah masing-masing yang menawarkan sejumlah sajian unggulan,” sebut Jamal.

Ia menyampaikan, kegiatan Aceh Culinary Festival ini merupakan top 100 Calendar of Event Wonderful Indonesia 2019, dimana turut menghadirkan 6 zona berbeda di Taman Sultanah Safiatuddin dengan mengangkat tema “The Authentic Food Experience”.

“Enam zona tersebut di ACF ada Rumoh Makan Aceh, Aceh Food Market, Nusantara Food Market, The World Gourmet, Fusion Food, dan Food Innovation,” ungkap Jamal sekaligus Ketua Panitia ACF 2019.

Plt Sekda Aceh Helvizar dalam sambutannya saat membuka secara resmi Festival Kuliner Aceh 2019 pada Jumat (5/7) malam mewakili Plt Gubernur Aceh menyebutkan, potensi kuliner khas daerah bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk mengundang wisatawan. Mengingat kuliner merupakan salah satu bagian dari industri kreatif dalam perekonomian Indonesia.

“Pertumbuhan industri kreatif bidang kuliner kini berkembang pesat, tak jarang kenikmatan kuliner yang ada di daerah bisa menghadirkan inspirasi bagi kalangan dunia usaha untuk mengembangkannya di daerah lain,” katanya.

Ketua Tim CoE Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti menyebutkan, kegiatan ACF 2019 terus mengalami peningkatan dalam upaya menarik minat wisatawan serta menjadi unggulan wisata halal di Aceh.

“Tahun lalu perputaran ekonomi di ACF sampai 3 miliar, dan kami berharap tahun ini bisa lebih mencapai 5 miliar yang tentunya efek dari kegiatan ini dapat membantu perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan kuliner yang ada Aceh, kata Esthy, selain menjadi daya tarik bagi segi kultur, juga akan menjadi nilai komersil, serta communication value dalam menarik wisatawan, mengingat Aceh salah satu tujuan destinasi halal unggulan di Indonesia.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.