Resahkan Warga, BKSDA Aceh Tangkap Buaya Muara

0
769
Buaya yang ditangkap. Foto: Dok. BKSDA Aceh

Personil Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh, Seksi Konservasi Wilayah 2 Subulussalam Resor 15 Tapaktuan menangkap seekor buaya muara (Crocodylus porosus) di Desa Ujung Mangki, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, Senin (4/3). Buaya jantan itu dievakuasi oleh petugas karena sering terlihat di permukiman dan kian meresahkan warga.

Penangkapan buaya sepanjang 2,8 meter itu dilakukan dengan memasang perangkap sejak 26 Februari. Sehari sebelumnya, warga khawatir kemunculan buaya di sekitar permukiman.

Warga melaporkan keberadaan seekor buaya tersebut kepada petugas. Tim dibentuk, dan bergerak cepat memasang perangkap. Tetapi, setelah tiga hari pemasangan perangkap yang diberi umpan itu, upaya petugas belum membuahkan hasil.

“Baru pada 4 Maret buaya masuk perangkap. Menurut keterangan masyarakat, buaya yang masuk perangkap tersebut merupakan yang selama ini muncul di sekitar pemukiman,” kata Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo, Selasa (5/3).

Sapto menambahkan, buaya tersebut kemudian dibawa ke kantor BKSDA Aceh di Banda Aceh untuk diamankan. Pihaknya nanti akan mempertimbangkan kembali buaya tersebut akan dilepasliarkan habitatnya atau ke lembaga konservasi di Aceh.

“Kita lepasliarkan apabila ada lokasi yang memungkinkan atau dititipkan ke lembaga konservasi yang ada di Provinsi Aceh,” tutur Sapto. Menurut dia, buaya muara merupakan salah satu jenis satwa liar yang dilindungi dari kelompok mamalia famili Crocodylidae. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.