Selama Ramadan, Sekolah Diimbau untuk Laksanakan Pendidikan Dinul Islam

0
1501
Selama Ramadan, Sekolah Diimbau untuk Laksanakan Pendidikan Dinul Islam
Siswa-siswi sekolah dasar mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Kamis 2 Mei 2019. (Foto: Humas Setda Aceh)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Dinas Pendidikan Aceh mengimbau kepada seluruh kepala sekolah dan pengawas serta para guru untuk mengaktifkan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (Dinul Islam) selama Ramadan 1440 H. Pendidikan Dinul Islam dilaksanakan selama dua minggu dalam bulan puasa.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, usai pelaksanaan upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2019, Kamis (2/5) kepada jurnalis menyebutkan untuk proses pembelajaran pada Ramadan tahun ini masih sama dengan tahun lalu yaitu mengisi dengan kegiatan keagamaan. Sedangkan untuk teknis pelaksanaannya menjadi kewenangan sekolahnya masing-masing.

“Untuk mewujudkan peserta didik yang beriman, bertakwa kepada Allah SWT berakhlak mulia dan taat beribadah maka pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di sekolah diberikan melalui kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler,” ujarnya.

Menurut Syaridin, kegiatan kokurikuler Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di sekolah pada tahun ini diberikan melalui penguatan Dinul Islam yang dilaksanakan pada Ramadan 2019.

“Penyelenggaraan penguatan Dinul Islam pada Bulan Ramadan sangat penting dan strategis agar peserta didik memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran Islam serta untuk menghindari peserta didik dari perbuatan yang bertentangan dengan norma-norma agama,” tutur Syaridin.

Kadisdik Aceh menambahkan untuk jadwal pelaksanaan pendidikan selama Ramadan dapat dilaksanakan mulai dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB yang dilaksanakan selama dua minggu.

“Siswa juga diimbau untuk dapat hadir ke sekolah sesuai jadwal yang telah ditetapkan dengan memakai seragam sekolah lengkap dan guru dapat memberi penilaian khusus kepada siswa untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti,” katanya.

Begitu juga, tambahnya, bagi siswa yang memeluk agama lain selain Islam, akan dikaitkan dengan rumah ibadah sesuai dengan agamanya masing-masing. Dengan demikian, semua anak dapat belajar tentang akhlak dan agama yang lebih dalam lagi.

Pada momentum peringatan Hardiknas 2019, Kadisdik menyebutkan telah mampu menorehkan beberapa prestasi yang membanggakan, diantaranya Provinsi Aceh berhasil menempati urutan ke tiga pada ajang perlombaan GTK Berprestasi tahun 2018, setelah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

“Provinsi Aceh masuk dalam lima besar nasional tingkat kelulusan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur undangan, pada tahun ajaran 2018/2019. Siswa Aceh yang lulus ke berbagai PTN di Indonesia melalui jalur undangan tahun ini sebanyak 5.287 orang” ujarnya.

Sedangkan prestasi terbaru tahun ini, yaitu Provinsi Aceh ditetapkan sebagai satu dari tujuh provinsi terbaik di Indonesia selain DKI Jakarta, Yogyakarta, Jawa Timur, Gorontalo, Kalimantan Selatan dan Bangka Belitung, dalam melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 100 persen.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.