Friday, April 26, 2024
spot_img

Selasa Sore Matahari Tepat di Atas Kakbah, Kemenag Ajak Cek Arah Kiblat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Berdasarkan data astronomi bahwa matahari akan melintas tepat di atas Kakbah pada Selasa (28/52019) pukul 16.18 WIB. Ketika matahari berada tepat di atas Kakbah, bayang-bayang benda yang berdiri tegak lurus di mana saja akan mengarah lurus ke Kakbah.

Dilansir laman resmi Kemenag Aceh, peristiwa tersebut dikenal dengan nama Istiwa A’dham atau Rashdul Qiblat. Yaitu, ketentuan waktu dimana bayangan benda yang terkena sinar matahari menunjuk arah kiblat.

Kakanwil Kemenag Aceh M. Daud Pakeh mengajak masyarakat untuk memperbaiki dan mengecek kembali arah kiblat, baik di rumah, balai, meunasah, masjid maupun tempat umum lainnya. Dimana bayang-bayang suatu benda yang berdiri tegak lurus di mana saja pada jam itu akan mengarah ke Kakbah.

“Rashdul Qiblat ini sangat tepat dan simpel bagi kita untuk mengecek kembali arah kiblat di tempat kita, pengukurannya cukup menggunakan tiang tegak lurus yang disinari oleh cahaya matahari pada sore hari ketika rahsdul kiblat,” ujar Kakanwil Kemenag Aceh, Minggu (26/5).

“Dalam tahun 2019 selain 28 Mei, peristiwa Rashdul Qiblat juga akan terjadi pada tanggal 16 Juli 2019 pukul 16:28 Wib,” lanjut Daud Pakeh.

Sementara Tim Badan Hisab Rukyat (BHR) Kanwil Kemenag Aceh, Suhrawardi Ilyas menjelaskan bahwa berdasarkan tinjauan astronomis atau ilmu falak, terdapat beberapa teknik yang dapat digunakan untuk meluruskan arah kiblat, seperti menggunakan kompas, theodolit, serta fenomena posisi matahari melintas tepat di atas Kakbah yang dikenal dengan istilah istiwa a’zam atau rashdul kiblat.

Sehubungan dengan itu, menurutnya, bagi masyarakat yang ingin memverifikasi kesesuaian arah kiblat, dapat melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

Pertama, pastikan benda yang menjadi patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus atau pergunakan lot/bandul. Kedua, permukaan dasar harus betul-betul datar dan rata. Dan ketiga, jam pengukuran harus disesuaikan dengan BMKG, RRI, atau Telkom.

Jika ketiga tahapan itu sudah dilakukan, maka bayangan benda yang digunakan untuk memverifikasi itu akan mengarah ke Kakbah.

“Pengamatan posisi matahari atau bayangan matahari dapat dilakukan dalam interval waktu 2 menit, yaitu mulai pukul 16:27 WIB s.d 16:29 WIB pada tanggal 28 Mei 219, dengan angka kesalahan arah kiblat di bawah 1/10 derajat,” ujar Suhrawardi didampingi Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh Alfirdaus Putra.

“Sedangkan pada tahun 2020 merupakan tahun kabisat, bertambahnya satu hari di bulan Februari (29 hari) sehingga membuat jadwal matahari di atas Kakbah bergeser menjadi tanggal 27 Mei 2020 pada jam yang sama dengan tanggal 28 Mei tahun ini,” tuturnya.[]

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,903FollowersFollow
24,500SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU