Siswa Aceh Semangati Korban Tsunami Jepang dengan Lagu

0
1898

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Seratusan siswa dari belasan sekolah dasar dan menengah di Banda Aceh dan Aceh Besar mengenang dua tahun tsunami Jepang di SMPN 1 Peukan Bada, Aceh Besar, Senin (11/3/2013). Pada peringatan itu, mereka menyemangati anak-anak Jepang dengan menyanyikan dua lagu berbahasa Jepang.

Radzie/ACEHKITA.COM
Radzie/ACEHKITA.COM
Lagu yang dinyanyikan siswa Banda Aceh dan Aceh Besar adalah Omoiyari No Uta dan Hanawasaku. Lagu Omoiyari berceritakan tentang kasih sayang. Sedangkan Hanawasaku mengetengahkan tentang bunga yang mekar.

“Lagu-lagu ini untuk membangkitkan semangat anak-anak Jepang agar jangan terpuruk,” kata Siti Nurzahra.

Siswi kelas tiga SMP Negeri 1 Peukan Bada itu mengenakan kimono (pakaian tradisional Jepang) ungu bercorak bunga-bunga kala memimpin teman-temannya menyanyikan lagu tersebut.

Nurzahra dan teman-temannya berlatih seminggu lamanya untuk menyanyikan lagu yang menyemangati anak-anak Jepang korban tsunami itu. “Ini sebagai bentuk solidaritas anak-anak di Aceh kepada korban tsunami Jepang,” ujar Siti Nurzahra.

Usai nyanyian Omoiyari dan Hanawasaku, siswa tersebut ikut membentangkan bendera Jepang dan Indonesia sebagai bentuk jalinan persabahatan kedua negara. Mereka juga membentangkan kain merah yang menyerupai kata “Kizuna” dalam aksara Kanji yang berarti “persaudaraan”.

Peringatan dua tahun tsunami Jepang itu ikut dihadiri oleh Konsulat Jendral Jepang untuk Indonesia Yuji Hamada. Ia menyampaikan terimakasih kepada warga Aceh yang telah ikut mengenang kepedihan yang dialami masyarakat Jepang dua tahun lalu.

“Kami banyak belajar dari tsunami Aceh,” kata Yuji Hamada. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.