Connect with us

Tiap Hari 7 Kali Gempa Guncang Aceh

Aceh

Tiap Hari 7 Kali Gempa Guncang Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Provinsi Aceh berada di zona aktif gempa bumi. Tak heran jika setiap hari rata-rata Aceh diguncang tujuh kali gempa.

Kepala Stasiun Geofisika Mata Ie Aceh Besar Eridawati menyebutkan, gempa memang sering mengguncang Aceh. Namun, kebanyakan tidak dirasakan manusia karena skalanya kecil.

“Ada yang sehari tujuh gempa, 10 gempa, tiga gempa yang tercatat di seismograf kita,” kata Eridawati kepada acehkita.com, Senin siang.

Jika ditotal dalam setahun, kata Erida, rata-rata tujuh kali gempa mengguncang Aceh saban hari. “Itu kalau ditotal ya. Karena ada juga hari yang nihil gempa,” ujarnya.

Gempa yang terjadi berpusat di laut dan darat. Hal ini terjadi karena Aceh berada di zona aktif gempa atau ring of fire (cincin api gempa). Selain berada di bentangan Sesar Sumatera, sebuah jalur patahan dari Aceh hingga Semangko di Lampung, Aceh juga berada di dekat pertemuan dua lempeng bumi dunia, yaitu Eurasia dan IndoAustralia.

Tak ayal, provinsi di ujung barat Sumatera ini sering diayun gempa dengan kekuatan variatif. Gempa paling mematikan terjadi pada 26 Desember 2004 yang memicu tsunami dan menewaskan lebih 170 ribu jiwa. Pusat gempa berkekuatan 9,1 SR itu berada di dekat Kepulauan Simeulue. Lalu gempa kembar pada 11 April 2012 dengan kekuatan di atas 8 SR.

Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Provinsi Aceh Faizal Adriansyah menyebutkan, efek gempa 26 Desember 2004 masih terasa hingga saat ini, meski hampir 11 tahun berlalu.

“Ibarat orang luka parah penyembuhannya membutuhkan waktu yang lama. Posisi menuju kestabilan inilah yang mengharuskan adanya gempa-gempa di wilayah Aceh,” kata Faizal kepada acehkita.com, Senin malam.

Pascagempa dahsyat itu, sebur Faizal, menjadikan Aceh sangat rentan terjadinya gempa-gempa lain, bahkan gempa besar di daerah lain. “Karena lempeng-lempeng bumi satu sama lain saling terhubung, maka tidak mustahil gempa besar di tempat lain memicu terjadinya pelepasan energi di wilayah yang sudah rentan seperti Aceh,” lanjutnya. []

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Aceh

To Top