Tiga Nelayan Aceh Timur Dipulangkan dari Malaysia

0
393
Tiga Nelayan Aceh Timur Dipulangkan dari Malaysia
Tiga nelayan Aceh Timur dipulangkan dari Malaysia setelah terdampar beberapa hari di sana. (Foto: Dok. Dinsos Aceh)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Tiga nelayan asal Peureulak Timur Kabupaten Aceh Timur yang dipulangkan dari Malaysia setelah beberapa hari lalu terdampar di Kedah, telah tiba di Banda Aceh. Ketiga nelayan yang dipulangkan Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh kemudian akan dipulangkan ke kampung halamannya pada sore ini bersama tiga warga Bireuen yang bebas dari hukuman mati setelah mendapat pengampunan dari Raja Malaysia.

Ketiga nelayan yang dipulangkan dari Malaysia melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang pada Jumat (9/8) masing-masingnya Hamdani Umar (45), Afifuddin bin Ismail (32), dan Samsuddin bin Manyak (37). Ketiganya warga Desa Matang Pelawi Kecamatan Pereulak Timur, Kabupaten Aceh Timur.

Setelah mendarat di bandara sekira pukul 10.00 WIB, kemudian ketiganya dibawa ke Kantor Dinas Sosial Aceh yang langsung disambut oleh Kepala Dinas Sosial Aceh Alhuri untuk kemudian dipulangkan ke Aceh Timur.

Alhudri mengatakan, tiga nelayan asal Aceh Timur itu terdampar di perairan Malaysia pada Sabtu (3/8/2019) setelah terombang-ambing di lautan lepas selama lima hari. Peristiwa yang hampir mengakhiri hidup ketiga nelayan tersebut terjadi karena boat mereka mengalami rusak mesin saat sedang mencari ikan di perairan Selat Malaka.

Dalam kondisi mesin mati, boat secara pelan-pelan menjauh ke lautan lepas hingga masuk ke perairan Malaysia, yang kemudia ditolong oleh nelayan setempat dan didaratkan ke Kuala Kangkong, Kedah.

Peristiwa yang menimpa ketiga nelayan Aceh tersebut murni kecelakaan, dan tidak masuk dalam unsur pelanggaran wilayah maritim atau masuk ke wilayah Malaysia secara ilegal. Hal ini disampaikan Alhudri berdasarkan keterangan yang dikeluarkan oleh otoritas Malaysia, dimana setelah dilakukan investigasi mereka berkesimpulan bahwa ketiga nelayan asal Aceh Timur itu murni kecelakaan laut.

“Pak Plt Gubernur setelah mengetahui ada nelayan Aceh yang terdampar di Malaysia, langsung memerintahkan kami untuk melakukan upaya pemulangan secepat mungkin,” ujarnya Alhudri yang turut didampingi Zulkarnaini Haiyar, Kasi Pengawasan Sumberdaya Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh.

Kemudian, kata Alhudri, pihaknya melakukan kontak dengan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri, selanjutnya perwakilan RI yang ada di Malaysia melakukan upaya diplomasi dengan Pemerintah Malaysia untuk memulangkan ketiga nelayan Aceh ini, namun harus menunggu selesainya investigasi. Setelah dilakukan investigasi oleh pihak berwenang disana, ketiga nelayan kita ini dinyatakan murni kecelakaan laut, bukan unsur pelanggaran wilayah. Setelah semua proses administrasi selesai akhirnya baru kemudian mereka dideportasi kembali ke Aceh,” jelas Alhudri.

“Ketiga nelayan Aceh Timur ini kita pulangkan ke kampungnya sore ini. Mereka kita antar berbarengan dengan tiga warga Bireuen yang kemarin juga dipulangkan dari Malaysia setelah bebas dari hukuman mati karena mendapat pengampunan dari Raja Malaysia. Meski kasus warga Bireuen dan Aceh Timur ini berbeda, namun kita bersyukur mereka bisa berkumpul dengan keluarganya masing-masing di momen Idul Adha yang tinggal dua hari lagi,” kata Alhudri.

Sementara itu, Zulkarnaini Haiyar dalam kesempatan tersebut mengimbau kepada tiga nelayan Aceh Timur itu agar ke depannya lebih berhati-hati saat hendak melaut. Imbauan itu juga diserukan kepada seluruh nelayan Aceh mengingat setiap teritorial laut Aceh berhadapan langsung dengan perbatasan negara lain.

“Kita imbau kepada semua nelayan Aceh agar berhati-hati saat hendak melaut. Bukan hanya memeriksa kesiapan kelengkapan dan kesiapan boat atau kapal saja, tapi navigasi juga harus dipersiapkan sebaik mungkin sehingga terhindar dari pelanggaran wilayah maritim. Jangan sampai langkah mencari rezeki kemudian harus berurusan dengan hukum di negara lain,” ujar Zulkarnaini.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.