Tong Sampah Pintar Karya Mahasiswa Unsyiah Raih Juara Favorit OpenVINO Hackathon 2019

0
516
Tong Sampah Pintar Karya Mahasiswa Unsyiah Raih Juara Favorit OpenVINO Hackathon 2019
Tong Sampah Pintar atau Smart Bin karya mahasiswa Unsyiah yang meraih juara favorit pada Kompetisi OpenVINO Hackathon 2019. (Foto: Dok. Unsyiah)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Inovasi tong sampah pintar atau “Smart Bin” karya mahasiswa Program Studi Teknik Komputer Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) berhasil meraih juara favorit pada kompetisi OpenVINO Hackathon 2019 di Jakarta, Kamis (22/8). Sehingga mereka berhak membawa pulang seperangkat alat canggih persembahan Intel, berupa Intel Movidius NCS 2.

Kompetisi OpenVINO Hackathon 2019 ajang berkumpulnya anak bangsa untuk menyelesaikan masalah melalui informasi teknologi (IT) yang diselenggarakan oleh PT Synnex Metrodata Indonesia (SMI) bersama Intel dan Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI). Lewat kompetisi tersebut mencoba melahirkan beberapa solusi yang dapat mengatasi permasalahan sehari-hari.

Dosen Pembimbing Tim ‘Smart Bin’ Unsyiah, Dr Kahlil Muchtar, menyebutkan tim Smart Bin terdiri dari tiga mahasiswa, yaitu Chairuman, Nyak Twoman Anshari, dan Khalid. Mereka berhasil menang di kategori solusi terfavorit (versi media sosial).

“Dengan alat ini menjadi modal bagi mereka untuk melanjutkan riset yang telah dilakukan sebelumnya,” ujar Dr. Kahlil Muchtar, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/8).

Ia menyampaikan tim Smart Bin dari Unsyiah masuk sebagai 12 finalis yang bersaing di babak final Kompetisi OpenVINO Hackathon 2019. Di babak ini, tim Smart Bin Unsyiah berhasil mengalahkan para pesaing yang berasal dari perusahaan, akademisi, hingga individu.

Kahlil mengatakan tim Unsyiah mengajukan sebuah inovasi Smart Bin atau tong sampah pintar yang berfungsi untuk memilah sampah daur ulang dan nondaur ulang. Inovasi tersebut menggunakan teknologi visi computer (computer vision) berbiaya rendah.

Lebih lanjut ia menyebutkan ide menciptakan prototip itu muncul untuk menjawab permasalahan sampah yang tidak reusable atau tidak didaur ulang. “Dari teknologi ini, masyarakat cukup mendekatkan sampah daur ulang maupun nondaur ulang pada kamera. Lalu dalam hitungan detik, tong sampah akan terbuka secara otomatis,” sebutnya.

Kahlil menjelaskan, inovasi Smart Bin secara otomatis akan mendeteksi jenis sampah yang dibuang. “Jika yang dibuang botol plastik, maka tong sampah yang terbuka adalah jenis nonorganik. Begitu juga sebaliknya, jika yang dibuang adalah daun, maka yang terbuka adalah tempat sampah organik. Pengguna juga dapat memantau sampahnya melalui monitor,” ujarnya.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.