UTU Meulaboh Dapat Bantuan Inkubator Bisnis Teknologi dari Kemenristekdikti

0
445
UTU Meulaboh Dapat Bantuan Inkubator Bisnis Teknologi dari Kemenristekdikti
Rektor UTU menandatanganani perjanjian kerja sama swakelola fasilitas pendirian Inkubator Bisnis Teknologi dari Kemenristekdikti. (Foto: Dok. UTU Meulaboh)

MEULABOH | ACEHKITA.COM – Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh mendapatkan bantuan pendirian Inkubator Bisnis Teknologi (IBT) dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia. Bantuan sebesar Rp150 juta itu merupakan biaya operasional persiapan pendirian IBT di UTU tahun 2019.

Penandatanganan perjanjian kerja sama swakelola fasilitas pendirian IBT dilakukan pada kick off meeting program pengembangan Kelembagaan IBT, di Hotel JW. Marriott Surabaya, Kamis (11/4/2019).

Rektor UTU Jasman J. Ma’ruf dalam pernyataan tertulis, Jumat (12/4) menyampaikan UTU Meulaboh terpilih sebagai lima perguruan tinggi yang lolos sebagai pendirian IBT baru dari 19 perguruan tinggi seluruh Indonesia.

“Satu-satunya kampus di Sumatera yang lolos pada program pendirian IBT Kemenristekdikti,” ujar Jasman.

Dirjen Kelembagaan Riset dan Dikti, Patdono Suwignjo menyampaikan, IBT merupakan salah satu program unggulan Dikti untuk menciptakan lingkungan inkubasi bisnis lebih luas yang kondusif terhadap pengembangan UKM secara berkelanjutan dan pembinaan pertumbuhan bisnis di kalangan kampus.

Menurutnya, perguruan tinggi adalah institusi sebagai proses pengembangan kewirausahaan, ekonomi, dan sosial yang dilakukan baik oleh masyarakat atau sektor swasta.

“IBT dirancang untuk mendampingi suatu gagasan, atau wirausaha pemula melalui program pendukung bisnis yang komprehensif dalam membangun dan mempercepat pertumbuhan dan keberhasilan pelaku bisnis, khususnya pengusaha pemula,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua TIM Pendirian IBT UTU, Mursyidin mengatakan, dengan ditetapkan UTU sebagai bagian dari Ikatan Inkubator Bisnis Indonesia (IABI), maka kampus tersebut akan menjadi sumber inspirasi dalam pengembangan inovasi kewirausahaan.

“Baik bagi lulusan maupun masyarakat pengguna, sehingga UTU memberikan manfaat kepada stakeholder yang relevan dan pembuat kebijakan,” ujar Wakil Rektor III UTU.

Dengan adanya IBT, diharapkan UTU menjadi pusat bisnis dan teknologi di pantai Barat Selatan Aceh.

Kegiatan kick off meeting program pengembangan kelembagaan IBT dihadiri 28 kampus yang lolos sebagai pendirian dan pengembangan lembaga Inkubator Bisnis Teknologi di bawah naungan Kemenristekdikti. Seluruh anggota inkubator masing-masing perguruan tinggi juga mendapat pelatihan selama tiga hari.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.