Connect with us

Warga Keumala Meninggal Usai Dianiaya

Pelaku diamankan polisi | POLSEK KEUMALA

Aceh

Warga Keumala Meninggal Usai Dianiaya

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Nurdin bin Amin (72), seorang warga Desa Dayah, Kecamatan Keumala, Pidie, meninggal dunia usai mengalami penganiayaan oleh Muhammad bin Risyad (44), warga setempat, pada Sabtu, 11 November 2017.

Korban dianiaya sekira pukul 08.30 Wib di Desa Rheng, Keumala dan meninggal pukul 14.50 Wib setelah mendapat perawatan di rumah sakit Tgk Chik Ditiro Sigli.

Penganiayaan terjadi saat korban seorang diri mengayuh sepeda hendak pulang dari pasar Keumala ke rumahnya di desa Dayah yang berjarak dua kilometer. Setiba di Desa Rheng ia diserempet pelaku dari belakang. Pelaku datang mengendarai motor.

Korban jatuh di jalan usai diserempet. Pelaku yang penuh emosi memarkirkan motornya. Kemudian ia menampar korban yang belum sempat bangun. Seakan tidak cukup hanya menampar, pelaku bahkan mengambil kayu di sekitar lokasi untuk memukul korban yang tak berdaya.

Ayunan kayu mengenai bagian badan, kepala dan wajah korban berulang kali. “Korban dipukul dengan kayu sekitar 10 kali. Pelaku mengambil kayunya dari pagar sekitar lokasi,” jelas Kepala Polisi Sektor Keumala, Iptu Kasriono kepada acehkita.com.

Dengan penuh darah karena luka robek di beberapa bagian, korban dilarikan ke Rumah Sakit Tgk Chik Ditiro Sigli. Ia langsung mendapat perawatan medis. Namun takdir berkehendak lain. Sekitar pukul 14.50 Wib, korban dinyatakan meninggal dunia.

“Setelah mendapat laporan bahwa korban telah meninggal dunia, kami langsung bergerak cepat menangkap pelaku Muhammad di kawasan Keumala,” kata Kasriono.

Saat diinterogasi pihak kepolisian, pelaku mengaku menganiaya korban bersebab dendam pribadi. “Pengakuannya kepada kami karena ada dendam pribadi. Dan permasalahan dendam ini sebenarnya sudah pernah didamaikan oleh perangkat desa,” ujar Kasriono.

Muhammad kini mendekam di balik jeruji besi Lapas Kota Bakti, Pidie. “Ia kami titipkan di sana untuk menghindari terjadinya amukan massa kepada pelaku,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Aceh

To Top