Warga Menulis

Mie Aceh Diminati di Mesir

Oleh: Aydil Fida bin Ismail - 01/07/2009 - 15:30 WIB

MESIR – Sungguh suatu kebanggaan bagi bangsa Aceh ketika mie Aceh dan nasi kari kambing ala Aceh dinobatkan sebagai masakan teristimewa dalam acara bazar yang diadakan mahasiswa Kerajaan Malaysia, sejak 26 sampai 29 juni 2009 di komplek perumahan mahasiswa Malaysia, Mesir.

Acara ini merupakan acara tahunan yang diadakan ketika liburan musim panas oleh mahasiswa yang belajar di Mesir.

Ini merupakan momen peting bagi Aceh, di mana dengan warisan masakan endatu, ketiga putra Aceh, Henky Bardan, Zulfikar Kamaruddin, dan Safullah, yang mengikuti even telah turut berperan menjadikan nama Aceh kembali dikenal di dunia internasional.

Di sinilah dunia akan tahu kalau Aceh memiliki warisan budaya yang bisa dihandalkan. Bukan hanya melalui masakan, namun Aceh juga masih memiliki berbagai budaya endatu, di antaranya seni musik, tarian, khazanah keislaman, dan lain sebagainya.

Mari kita berbangga dengan seni dan budaya daerah kita! Perkenalkanlah semua yang kita miliki ke dunia Internasional, kalau kita adalah Bangsa yang kaya!, kata Bang Toem alias Zulfikar Kamaruddin salah seorang putra Aceh Mesir yang berhasil mengukir kesuksesan dalam acara bazar. []

Penulis adalah Akitifis World Achehnese Association (WAA), Mahasiswa Fakultas Al-Azhar Mesir.


Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Ada 9 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

  1. Aulia - July 2nd, 2009 - 14:42

    Selamat atas kerja keras dan kekompakan anak Aceh di Mesir

  2. ubit - July 4th, 2009 - 23:44

    ana pun orang aceh ,bolehlah bagi satu pinggan,by…..!!!

  3. bustami ahmad - July 7th, 2009 - 08:54

    semua bngsa yg prnah brjaya masa lalu musti mngalkan budaya…trmasuk bhasa dan msakannya…moga kita brbngga sbgai bngsa yg prnah di segani dunia……sabass…untk anuek aceh dranto..

  4. khairul - July 21st, 2009 - 10:11

    loen sidroe aneuk aceh yg menetap di canada, melengoe berita nyoe.sangat tersangat bangga,semoga ureung aceh yang na di mesir. lebeh mempromosiloem masakan getanyoe di sinan.dan harapan loen semoga aceh leubeh maju dari yang jinoe

  5. aCehpO - July 28th, 2009 - 08:53

    ka butoi nyan, meunyo kon tanyo soe lom nyang akan ta harapkan!
    good luck my friends!

  6. riza altasa - July 31st, 2009 - 00:15

    saleum aneuk nanggroe

  7. boysuga - August 1st, 2009 - 14:56

    Yang berada bak nanggroe yang laen meunan cit, sama sama ta kenalkan budaya endatu geutanyoe..mie aceh, gulei kari dan bandret aceh, bisnis nyoe that rayeuk peluang dan minat bagi ureung pecinta kuliner di lua aceh.

  8. Azhar - August 8th, 2009 - 01:36

    Semoga bangsa aceh menjadi bjaya.seperti di jaman ke emasan dulu.bravo anak aceh di mesir.

  9. Sarwo Edhy - August 23rd, 2009 - 05:01

    Leupi hati lon deungo berita nyo, semoga aneuk acek di sago donya yang laen pih beu jeut peu harom nanggroe……
    Meunyo ka keunong masakan Aceh, laen na lom….
    Lon tuan di OZ that rindu ka keu makanan Aceh…

Posting Komentar Anda

Nama
*)
eMail
*)
Website
Komentar

 
Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.