<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Takengon; Nama Warisan Hurgronje yang Dibanggakan Orang Gayo</title>
	<atom:link href="http://www.acehkita.com/warga-menulis/takengon-nama-warisan-hurgronje-yang-dibanggakan-orang-gayo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.acehkita.com/warga-menulis/takengon-nama-warisan-hurgronje-yang-dibanggakan-orang-gayo/</link>
	<description>acehkita.com : Aceh News Agency</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Mar 2010 10:30:54 -0800</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Khairul</title>
		<link>http://www.acehkita.com/warga-menulis/takengon-nama-warisan-hurgronje-yang-dibanggakan-orang-gayo/comment-page-1/#comment-3948</link>
		<dc:creator>Khairul</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2010 14:38:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.acehkita.com/?p=8053#comment-3948</guid>
		<description>Utk Win Wannur,trimkasih atas tulisannya.Tpi dlm tulisan anda menyinggung kaum muda yg membawa arus modern sya rasa ada kesalahan dari tulisan anda trsebut.Menurut sya,Kaum muda yg dimaksud adalah pemahaman Islam yg berbau bid&#039;ah n khurafat dihapus dri kbiasaan org gayo beribadah.Tpi klo budaya modrn yg tdk islami sya rasa kaum muda lebih menolak adat tersebut, orang Gayo lebih trbuka dgn kbudayaan dri luar,jdi tdk ada kaitannya dgn kaum muda yg anda tulis.Saya rasa dlm tulisan anda berikutnya tlg diperbanyak referensi dan kepustakaan,agar tulisan anda lebih lues dan menarik.Sya berdoa semoga andalah satu-satunya org yg dpat menemukan asal-usul bahasa n sejarah gayo,seperti yg anda singgung di atas.(Brijin aku pe urang Gayo).(Khairul Akhyar)Wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Utk Win Wannur,trimkasih atas tulisannya.Tpi dlm tulisan anda menyinggung kaum muda yg membawa arus modern sya rasa ada kesalahan dari tulisan anda trsebut.Menurut sya,Kaum muda yg dimaksud adalah pemahaman Islam yg berbau bid&#8217;ah n khurafat dihapus dri kbiasaan org gayo beribadah.Tpi klo budaya modrn yg tdk islami sya rasa kaum muda lebih menolak adat tersebut, orang Gayo lebih trbuka dgn kbudayaan dri luar,jdi tdk ada kaitannya dgn kaum muda yg anda tulis.Saya rasa dlm tulisan anda berikutnya tlg diperbanyak referensi dan kepustakaan,agar tulisan anda lebih lues dan menarik.Sya berdoa semoga andalah satu-satunya org yg dpat menemukan asal-usul bahasa n sejarah gayo,seperti yg anda singgung di atas.(Brijin aku pe urang Gayo).(Khairul Akhyar)Wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kidding</title>
		<link>http://www.acehkita.com/warga-menulis/takengon-nama-warisan-hurgronje-yang-dibanggakan-orang-gayo/comment-page-1/#comment-2732</link>
		<dc:creator>kidding</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 08:25:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.acehkita.com/?p=8053#comment-2732</guid>
		<description>Wien tulisanmu bagus, kiranya perlu kita lestarikan dan kita pertahankan, klo kota takengon yang bernada negatif &quot;tipu Teman&quot; itu hanyala plesetan orang-orang yang gak jelas. Semua daerah mempunyai penyebutan masing-masing. Untuk Snouch Hurgronye itu adalah manusia jahanam, yang klo aku ada kesempatan ke Negeri &quot;Kaphe Belanda&quot;, akan aku kencingi kuburannya... Aku pikir, mau pakai nama Gayo atau Takengon, sama saja... Mau peninggalan Jepang atau Belanda. Yang terpenting adalah bagaimana membangun Gayo ke depan,,, jangan sampai Laut Tawar tersebut jadi kering... Lanjutkan.,wien.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wien tulisanmu bagus, kiranya perlu kita lestarikan dan kita pertahankan, klo kota takengon yang bernada negatif &#8220;tipu Teman&#8221; itu hanyala plesetan orang-orang yang gak jelas. Semua daerah mempunyai penyebutan masing-masing. Untuk Snouch Hurgronye itu adalah manusia jahanam, yang klo aku ada kesempatan ke Negeri &#8220;Kaphe Belanda&#8221;, akan aku kencingi kuburannya&#8230; Aku pikir, mau pakai nama Gayo atau Takengon, sama saja&#8230; Mau peninggalan Jepang atau Belanda. Yang terpenting adalah bagaimana membangun Gayo ke depan,,, jangan sampai Laut Tawar tersebut jadi kering&#8230; Lanjutkan.,wien.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tgk Raja</title>
		<link>http://www.acehkita.com/warga-menulis/takengon-nama-warisan-hurgronje-yang-dibanggakan-orang-gayo/comment-page-1/#comment-2672</link>
		<dc:creator>Tgk Raja</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 02:22:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.acehkita.com/?p=8053#comment-2672</guid>
		<description>Saya org Aceh utara. Saya terkesan dgn artikel ini. Memang sdh seharusnya kita menampakkan identitas daerah tapi bukan utk berpecah dgn daerah lain. Terimakasih kpd penulis krn artikel ini memberikan pencerahan mengenai daerah Gayo.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya org Aceh utara. Saya terkesan dgn artikel ini. Memang sdh seharusnya kita menampakkan identitas daerah tapi bukan utk berpecah dgn daerah lain. Terimakasih kpd penulis krn artikel ini memberikan pencerahan mengenai daerah Gayo.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
