Connect with us

Pajoen, Martabak Ala Korea

Kuliner

Pajoen, Martabak Ala Korea

Makan martabak telur sering, sedangkan untuk mencicipi martabak mesir sudah biasa. Bagaimana kalau mencoba masak sendiri martabak, namun dengan resep yang lebih fresh?

Buat pencinta drama Korea pasti sering melihat makanan ini dilahap dibawah warung tenda saat hujan tiba. Pajoen memang sering menjadi cemilan diwaktu sengang ditengah suasana dingin. Namanya sendiri diambil dari gabungan kata Pa yang berarti daun bawang dan joen yaitu bahan  yang dicelupkan kedalam tepung dan air sebelum digoreng.

Pajoen ini biasa dibuat dengan berbagai macam bahan seperti juga seafood yang dikenal dengan Heamul  Pajoen, terdiri dari campuran adonan joen ini dengan udang, cumi atau tiram. Bisa juga mengantinya dengan daging sapi, ayam dan bahan lainnya, tergantung selera. Selain enak dinikmati saat hari hujan, makan bersama teman-teman tentu saja menambah nikmat hidangan satu ini. Terlanjur mengundang tamu kerumah, namun bahan makanannya kurang. Tenang saja, repesi ini patut dicoba karena tidak menggunakan banyak bahan.

Walaupun beragam rasa, namun yang paling terkenal adalah Dongrae pajeon. Namanya diambil dari Dongnaesung sebuah daerah yang benteng pertahanan di daerah Busan ketika terjadi perang puluhan tahun lalu ketika dinasti Joseon berkuasa. Daerah ini merupakan tempat penghasil daun bawang terbaik dan makanan laut yang melimpah.

Menurut legendanya, saat perang Imaji terjadi para prajurit yang ada di sana melempari tentara Jepang dengan daun-daun bawang yang ada, sehingga untuk menghormati kemenangan ini dibuatlah sajian Pajoen. Dongrae pajoen ini sendiri terkenal dengan banyaknya makanan laut yang banyak dan tekturnya padat.

Orang-orang Korea senang menikmati Pajoen saat musim hujan bersama teman-teman. Karena mereka percaya suara rinting hujan dan dan pelafalan pajoen sama, sehingga menjadikan hidangan ini cocok dengan suasana yang ada. Namun menurut sebuah penelitian menyebutkan, hujan meningkatkan indeks ketidaknyamanan dan menurunkan kadar gula darah.

Merespon hal ini, tubuh manusia secara alami sangat membutuhkan makanan yang terbuat dari tepung terigu tepung. Makanya jangan heran saat hujan tiba kita ingin makan gorengan.

Daun bawang dipilih, karena  kaya akan vitamin dan mineral. Sehingga makanan ini, juga mengandung nilai nutrisi tersendiri, apalagi jika ditambahkan dengan makanan laut yang mengandung banyak kalsium, sehingga membuat sajian ini mempunyai aroma gurih dan tektur yang renyah.

Bahan

Adonan

  • 2 cangkir tepung
  • ½ cangkir tepung Maizena
  • Garam secukupnya
  • Air untuk membuat adonan

Isi

  • 2 ikat daung bawang potong rapi
  • 3 cabai merah potong serong
  • 2 butir telur kocok

Saus

  • 6 Sendok makan kecap asin
  • 2 sendok teh cuka
  • 1 siung bawang putih cincang halus
  • 2 sendok teh minyak wijen
  • 1 cabai merah potong kecil-kecil
  • ½ sendok teh gula
  • ½ sendok teh bubuk cabai
  • Sedikit biji wijen

Cara Membuatnya:

  • Campurkan semua bahan saus kedalam satu mangkuk kecil dan biarkan sampai tercampur paling kurang selama 20 menit.
  • Cuci bersih daun bawang dan tiriskan
  • Campur semua bahan adonan, jika masih terlalu kencal tanbahkan lagi sedikit air
  • Panaskan wajan dan tambahankan sedikit mentega atau margarin agar tidak lengket
  • Masukan daun bawang kedalam adonan dan tuangkan kedalam wajan dan usahakan letak daun bawang merata
  • Setelah 1 hingga 2 menit adonan telah menjadi lebih padat lalu tuangkan telur yang sudah dikocok tadi merata
  • Saat satu sisi sudah mulai kecoklatan balik adonan dan tunggu sisi yang satunya juga kecoklatan
  • Angkat Pajoen dan sajikan dalam kondisi hangat
  • Sebelum menyantapnya cocol sedikit kedalam saus yang ada

Bagaimana mudah dan gampangkan?, bila mempunyai alergi terhadap telur maka boleh tidak digunakan. Jika menambahkan isinya dengan daging atau seafood pastinya pajoen buatan Anda akan terasa lebih yummi. []

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Kuliner

Trending

Pilkada

Kuliner

Kuliner

Pajoen, Martabak Ala Korea

By Dec 16, 2017
To Top