Senator Aceh Haji Uma Sumbang Dana untuk Kesembuhan Mahasiswa Aceh di Mesir

0
628
Jalani Pengobatan Intensif, Mahasiswa Aceh di Mesir Butuh Uluran Tangan Dermawan
Muhammad Ikram Zamzami, mahasiswa asal Aceh di Mesir saat ini dirawat intensif di El-Sefarat Hospital, Kairo. (Foto: Dok. KMA)

MESIR | ACEHKITA.COM – Ketua Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA) di Mesir menyatakan saat ini sudah ada beberapa pihak dan para dermawan yang menghubungi pihak KMA Mesir dan memberikan dukungan untuk kesembuhan seorang mahasiswa asal Aceh yang menjalani perawatan di Kairo.

Adalah Muhammad Ikram Zamzami, mahasiswa kelas persiapan Bahasa Arab Universitas Al-Azhar yang hingga hari ini, Sabtu (20/4) masih kritis dan dirawat intensif di ICU El-Sefarat Hospital, Kairo. Saat ini KMA Mesir yang menjaga Ikram sedang menggalang dana batuan untuk pengobatan dan perawatan.

“Para dermawan memberikan dana bantuan untuk pengobatan Ikram, salah satunya datang dari Senator Aceh, Sudirman yang akrab disapa Haji Uma,” sebut Ketua KMA Mesir, A’maril Basyiriy, kepada Acehkita.com, Sabtu (20/4).

Ia menyampaikan bahwa pagi Sabtu waktu Kairo, Sudirman Haji Uma menghubungi KMA Mesir menanyakan kondisi terkini Ikram, sikap yang sudah diambil pihak KMA Mesir dan respon Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo. Senator Aceh itu juga berdoa dan mendukung penuh KMA Mesir untuk terus mendampingi Ikram selama perawatan.

Doa dari lon tuan, masalah dana hana peu-peu risau. Insya Allah lee syedara tanyoe di Aceh yang tem bantu. Lon pih akan lon hubungi relasi lon yang mungkin jeut bantu,” kata Haji Uma lewat pesan WhatsApp.

A’maril menambahkan, jika kondisi Ikram sudah membaik dan memungkinkan untuk dibawa pulang, Haji Uma akan mengupayakan tiket pemulangan Ikram ke Aceh. Setelah menghubungi KMA Mesir, Haji Uma mengirim dana sejumlah 5 juta ke rekening BRI atas nama Syifaurrahman (3340-01-023304-53-3).

Diberitakan sebelumnya, Muhammad Ikram Zamzami sejak dirawat pada Kamis (17/4) sudah menghabiskan dana sebesar lebih kurang 30 juta. Hari ini, ia dijadwalkan akan dioperasi pengangkatan bakteri di kaki yang menjadi sumber komplikasi berbagai penyakit dalam seperti gagal jantung, peradangan hati, ginjal dan paru-paru.

A’miril menyebutkan berdasarkan keterangan dari dokter, operasi tersebut harus segera dilakukan agar tidak terjadi hal yang lebih parah. Operasi itu sendiri akan membutuhkan dana tambahan lagi sekitar 25 juta.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.