Connect with us

Sweet Samosa, Menu Berbuka yang Manis

Kuliner

Sweet Samosa, Menu Berbuka yang Manis

Samosa merupakan makanan khas Asia Selatan yang kaya akan rempah. Namun ternyata tidak semua roti segitiga asal semenanjung India itu mempunyai rasa gurih beberapa tempat ternyata juga mengenalnya dengan rasa yang manis.

“Mencari varian yang manis ini juga gampang-gampang susah di India,” ujar Ridhayani Umar. Hal ini dikarenakan banyak orang yang lebih mengenal samosa dengan campuran kentang dan rempah. Ibu satu anak ini biasanya mencari kudapan samosa manis di kawasan Nazamuddin Auliya di New Delhi. “Kalau berkunjung ke Nazamuddin cemilan ini wajib dicoba,” katanya lagi. Namun samosa jenis ini juga bisa ditemui di area lain sekitar area kota Delhi tua.

Ada beberapa nama untuk makanan manis ini seperti meetha, mawa atau gujia tergantung pada adonan isi yang dipakai didalamnya. Samosa biasanya menjadi makanan pembuka pada restoran India atau Pakistan, isinya berupa campuran kentang yang sudah dihaluskan dicampur dengan kacang kepri, bawang bombay, daun ketumbar terkadang keju dan beragam rempah. Namun samosa yang manis merupakan makanan penutup yang isinya beragam mulai dari kacang-kacangan hingga apel.

Nama samosa diyakini berasal dari bahasa Persia sanbosag. Nama ini merujuk pada bentuk yang yang terlihat seperti bulan sabit. Menurut sejarah makanan ini sudah terkenal di daerah Timur Tengah sebelum abad ke sepuluh seperti yang dituliskan oleh Abolfazl Beyhaqi seorang sejarawan Iran dalam bukunya yang berjudul Tarikh e Beyhaghi.


Makanan samosa ini masuk ke India dipercaya seiring dengan perkembangan ajaran islam di tanah hindustan pada abad 12 dan menjadi cemilan dilingkungan kesultanan Delhi. Ibnu Batutah seorang traveler dunia islam yang terkenal juga mencatat tentang makanan ini dalam bukunya. Resep makanan ini juga tercatat dalam dokumen tua The Ain-i-Akbari, sebuah dokumen Mughal abad ke-16 dan tercatat sebagai makanan kesukaan pangeran Kerajaan Delhi.

“Jenis yang ini menurut saya lebih enak bagi kita yang kurang terbisa makan dengan banyak rempah,” papar Annisa setelah mencoba sweet samosa disalah satu kedai tepat di jalan menuju makam Nazzamuddin. “Ini pertama kali saya memakan yang jenis manis,” tambahnya lagi. Banyaknya peziarah di area Nazzamuddin Auliya membuat banyak gerai yang menyediakan beragam makanan ringan namun menurut Ridhayani, kue manis ini salah satu primadonanya.

Jadi tak salah rasanya jika kita juga mencoba makanan ini untuk menu berbuka puasa.

Bahan yang dibutuhkan:
Bahan untuk Kulit:
• 200 gr tepung terigu
• 100 ml air hangat
• 2 sendok teh mentega
• 4 sendok makan minyak sayur
• 1 sendok teh garam

Bahan untuk Isi:
• 1 cangkir kacang mete ditumbuk kasar
• ½ cangkir kacang kenari ditumbuk kasar
• ½ cangkir gula pasir
• 1 cangkir kelapa parut (sesuai selera)
• ¼ cangkir apel dicincang kasar (sesuai selera)
• ½ sendok teh kapulaga bubuk
• ½ sendok teh kayu manis bubuk
• 1 sendok makan minyak sayur

Cara Membuat:
1. Untuk membuat kulitnya, campurkan semua bahan kulit aduk rata hingga kalis. Simpan selama 5 menit lalu pipihkan adonan dan potong berbentuk segi empat
2. Panaskan wajan, tuangkan 1 sendok minyak makan. Campur semua isi dan masukan kedalam wajan. Jika mengunakan kelapa dan apel maka tambahkan 2 sendok mentega. Sangrai dengan api kecil sampai semua adonan menyatu. Anda juga bisa membuatnya halus seperti bentuk pasta.
3. Ambil selembar bahan kulit yang sudah dibuat tadi letakan isinya ditengah lalu bungkus berbentuk segitiga, gunakan sedikit air untuk melengkatkan kulit. sisihkan
4. Goreng didalam minyak hingga kecoklatan dan tiriskan
5. Siram sedikit dengan air gula agar membuat kulit samosa terlihat mengkilap.

Bagaimana? Mudah dan praktis. Sweet samosa siap disajikan, selamat mencoba.[]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Kuliner

ACEHKITA TV

Trending

Kolom

Kuliner

Facebook

To Top